KABAR KADER

Merantau Sejak Remaja, Tempa Jiwa Wirausaha Gubernur Andi Rachman

Arsyadjuliandi Rachman

kabargolkar.com – Selain dikenal sebagai Gubernur Riau, sosok Gubernur Andi Rachman sapaan Arsyadjuliandi Rachman, dikenal sebagai pengusaha yang cukup sukses. Ia banyak memiliki bisnis. Mulai dari transportasi, pertambangan, kontraktor, hingga mengelola SPBU di bawah Riau Muda Group. Kepada Tim Ekspedisi Gubernur dari APPSI (Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia) ia menceritakan pengalamannya di Kantor Gubernur Riau (12/9/2018).

Pengalaman hidup dan rahasia suksesnya Andi Rachman dalam memimpin Riau sangatlah menarik disimak. Meski mewarisi beberapa bisnis keluarga dari orangtuanya, namun gubernur yang akrab disapa Andi Rachman ini punya kemandirian yang tinggi sejak usia dini.

Ia telah tertempa sejak muda dan tidak manja kepada orang tuanya. Sejak jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) sudah hidup merantau jauh dari orangtua untuk menempuh pendidikan yang lebih baik.

Andi Rachman menamatkan SMP di Bukittinggi, Sumatera Barat. Lalu ia melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Atas di SMAN 3 Yogyakarta. Lulus SMA, pengusaha kelahiran Riau ini melanjutkan jenjang Sarjana di Universitas Sebelas Maret di Surakarta. Lulus Sarjana ia melanjutkan pendidikan dengan mengambil MBA di Oklahoma Amerika Serikat.

Ada kisah menarik yang dialami politisi Golkar ini ketika merantau menempuh SMA di Yogyakarta. Andi menuturkan, dulu banyak kawan-kawannya semasa SMA tidak mengetahui di mana Riau. Akhirnya setiap liburan ia mengajak kawan-kawannya untuk ikut pulang berlibur ke Riau agar mengetahui bagaimana Riau.

“Jadi banyak kawan-kawan saya itu tidak tahu d imana Riau. Akhirnya saya ajaklah mereka ke Riau supaya tahu bagaimana Riau,” ungkap Gubernur kelahiran Pekanbaru ini.

Andi juga mengakui dari kebiasaannya merantau sejak kecil telah menempa kemandirian dan jiwa kewirausahaannya sehingga sukses dalam berbisnis maupun memimpin Riau sebagai Gubernur.

“Dengan pengalaman jauh dari orang tua, ngekos, dengan kemandirian itu yang membawa saya pribadi bisa menjadi pejuang, dengan modal itu akhirnya saya bisa berjuang di sisi dunia usaha maupun karir politik sebagai kepala daerah,” ungkap Andi.

Andi menyebut bekalnya memimpin Riau selama ini adalah berdasarkan kombinasi berbagai pengalaman saat muda, ditambah pengalamannya berorganisasi, berbisnis, dan menjadi anggota dewan di level DPRD Riau level nasional sebagai anggota DPR RI.

“Bagaimana bergaul dengan kepala dinas, bagaimana belajar mengenai ilmu pemerintahan, dan kombinasi inilah beberapa hal yang prinsip yang saya bangun di Riau, baik berupa reformasi birokrasi, reformasi mental, penggunaan Teknologi Informasi di Provinsi Riau yang akhirnya bisa melayani stakeholder dengan transparan dan akuntabel sekaligus membangun SDM yang berkualitas,” jelas Andi Rachman.

Selama memimpin Riau selama 4 tahun, setelah menggantikan Annas Maamun, Andi Rachman dikenal berhasil mereformasi aspek administrasi dan manajemen dari birokrasi Riau menjadi lebih baik ketimbang sebelumnya.

Selain itu, selama kepemimpinannya Andi juga berusaha mentransformasikan penghasilan Riau dari Sumber Daya Alam yang biasanya mengandalkan migas, memiliki alternatif yang lain.

“Saya mengajak kita tidak terlena dengan kekuatan selama ini yang kita andalkan dengan sektor migas, meski Riau mendapatkan dana bagi hasil yang besar , dengan harga minyak mentah yang belum sesuai yang kita harapkan, hal ini memacu kita menguasai sektor lain, kita fokuskan pariwisata berbasis budaya, dengan wisata perairan baik sungai di darat maupun lautan,” pungkas pria kelahiran tahun 1965 ini.

Demikian tutur Gubernur Andi Rachman kepada Tim Ekspedisi Gubernur dari APPSI, setelah bertemu Gubernur Riau dan mengeksplorasi keunggulan provinsi Riau, Tim Ekspedisi melanjutkan perjalanannya ke Kepulauan Riau untuk bertemu Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

sumber berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *