KABAR NASIONAL KABAR PILPRES

Optimisme Golkar Jelang Debat Kedua: Kerja Nyata Jokowi Bagi Indonesia

kabargolkar.com

Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) DPP Partai Golkar menggelar kegiatan diskusi dalam bentuk FGD atau focus group discussion yang berlangsung pada Kamis, 14 Februari 2019. (kabargolkar.com)

kabargolkar.com, JAKARTA – Partai Golkar menggelar kegiatan diskusi dalam bentuk FGD atau focus group discussion yang berlangsung pada Kamis, 14 Februari 2019. Kegiatan ini digelar di aula utama DPP Partai Golkar, Jln Anggrek Nelly Murni, Slipi, Jakarta. Tema diskusi yaitu energi, lingkungan hidup (LH), pangan, sumber daya alam (SDA), infrastruktur serta pemerintahan.


baca: Jelang Debat Capres Kedua, Golkar Gelar Diskusi


Diskusi ini diadakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) DPP Partai Golkar dalam rangka persiapan debat Capres kedua pada 17 Februari 2019.


baca: TKN: Jokowi Unggul Di Tema Debat Capres Kedua


Dalam acara diskusi ini, Partai Golkar mengungkapkan optimismenya tentang debat capres kedua nanti. Tema yang disusun pada debat kedua nanti akan memperlihatkan berbagai hasil kerja nyata Jokowi selama pemerintahannya.

Visi Jokowi sejalan dengan visi Negara Kesejahteraan 2045 yang diusung Golkar

Partai Golkar mendukung penuh pencalonan Joko Widodo untuk kembali memimpin Indonesia pada 2019-2024. Visi yang diusung oleh Jokowi sesuai dan sejalan dengan visi Negara Kesejahteraan 2045 yang dibawa oleh Partai Golkar. Visi tersebut telah dirumuskan oleh Golkar pada masa kepemimpinan Ketua Umum Aburizal Bakrie.


baca: Aburizal Bakrie, Yahukimo Dan Visi Negara Kesejahteraan


“Kepemimpinan Presiden Jokowi sudah sesuai dengan visi-misi yang diusung Golkar. Pak Jokowi sudah membuat visi negara kesejahteraan dan negara maju di 2045,” ujar Ketua Umum Partai Golkar Airlangga ketika membuka acara diskusi. Dirinya juga bertindak sebagai keynote speaker dalam acara tersebut.

Golkar siapkan materi debat capres kedua untuk Jokowi

Airlangga Hartarto yang juga menjabat sebagai Menteri Perindustrian ini menjelaskan, sebagai bagian dari TKN, Partai Golkar menyiapkan materi debat bagi Jokowi. “Partai Golkar membantu siapkan materi Debat Capres-Cawapres II Presiden Joko Widodo,” ujarnya.

kabargolkar.com

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto membuka acara diskusi, Kamis (14/2/2019). (kabargolkar.com)

Tema diskusi yang digelar Partai Golkar ini sesuai dengan tema debat capres kedua nanti. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Partai Golkar selaku parpol yang terdepan mengusung Jokowi-Ma’ruf Amin. Hasil dan rangkuman diskusi akan disampaikan kepada Jokowi sebagai masukan dan pemikiran bahan debat capres. “Hasil dan rangkuman diskusi Balitbang Golkar akan kita sampaikan kepada Pak Jokowi untuk bahan debat 2 nanti. Hal ini adalah bentuk dukungan dari Partai Golkar selaku partai pengusung,” ujar Airlangga Hartarto.

Perbaikan iklim bisnis

Satu hal yang menjadi pencapaian Jokowi adalah perbaikan iklim bisnis di Indonesia selama masa pemerintahannya.

Berdasarkan data dari World Bank, kemudahan berbisnis (ease of doing business) di Indonesia mengalami peningkatan selama masa Pemerintahan Jokowi. Terlihat tren meningkat dari awal masa pemerintahannya hingga kini. Pada tahun 2014, Indonesia mendapatkan skor 120. Pada tiga tahun berikutnya terus mengalami peningkatan. 2015 dengan skor 106, tahun 2016 naik lagi dengan skor 91, dan tahun 2017 mencapai skor 72. Terakhir, pada tahun 2018, Indonesia memperoleh skor 73.

Hal ini adalah pengakuan dunia internasional, bahwa ada kemajuan  yang dicapai selama pemerintahan Jokowi. Sebagaimana juga diungkapkan oleh Golkar. “Pemerintahan Indonesia di bawah Joko Widodo telah membuat iklim ‘ease doing business’ membaik,” demikian ungkap Satya Widya Yudha, Wakil Ketua Komisi I Fraksi Partai Golkar DPR RI, yang menjadi nara sumber dalam acara diskusi.

Ketahanan energi nasional menguat

Pembahasan terkait tema energi mengungkapkan perbaikan selama pemerintahan Jokowi. Sebagaimana diungkapkan oleh Satya Widya Yudha.

kabargolkar.com

Satya Widya Yudha (foto: suara.com)

“Ketahanan energi nasional semakin menguat. Golkar sudah menyiapkan strategi untuk mengurangi defisit energi dengan konversi bahan bakar minyak menjadi bahan bakar gas,” ungkapnya. Menurut Satya Widya Yudha, Partai Golkar sudah menyiapkan strategi untuk mengurangi defisit energi dengan konversi bahan bakar minyak menjadi bahan bakar gas. Selain cadangan gas Indonesia relatif besar (Indonesia memegang porsi sebesar 1,53% kepemilikan cadangan gas dunia), juga karena memberikan dampak polusi yang jauh lebih kecil dibanding pemakaian bahan bakar minyak. Dengan demikian, akan lebih ramah lingkungan. Hal ini sekaligus menunjukkan komitmen Partai Golkar untuk mendorong pemerintahan Jokowi menggunakan sumber-sumber energi yang lebih ramah lingkungan.


Satya Widya Yudha bicara tentang kebijakan sektor energi Partai Golkar, baca di sini:


Keseriusan pemerintah mendorong pemakaian gas dapat dilihat dari peningkatan pemakaian sumber energi tersebut. Berdasarkan data dari Kementerian ESDM, pemanfaatan gas bumi untuk domestik dari tahun ke tahun meningkat. Peningkatan rata-rata 7% sejak tahun 2004 sampai dengan tahun 2017. Pada tahun 2017 pemanfaatan gas domestik sebesar 58.59% sedangkan ekspor sebesar 41.41%.

Pembangunan infrastruktur keberhasilan Jokowi

Partai Golkar menyebut salah satu contoh yang dianggap keberhasilan Jokowi adalah pembangunan infrastruktur. Dengan kondisi jalan nasional yang cukup baik, tentu keberadaannya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. “Jalan Nasional kota hampir 40 ribu, 96 persen mantap. Dapat dilalui dengan Bagus. Ini tentu bisa mendorong pertumbuhan ekonomi.” Demikian hal tersebut diutarakan oleh Muhidin M. Said, anggota Komisi V Fraksi Partai Golkar DPR RI.

Satu hal yang akan diperjuangkan Golkar yaitu keinginan untuk melakukan revisi terhadap UU tentang jalan. Sehingga pemerintah melalui anggaran negara dapat memperbaiki jalan daerah yang dikelola pemerintah daerah setempat. “Kita harus revisi UU tentang jalan karena APBN itu tidak bisa perbaiki jalan daerah. Sehingga, APBN bisa digunakan untuk membangun jalan daerah yang dikelola oleh kabupaten atau kota,” ungkap Muhidin.

Pengamat juga mengatakan bahwa pembangunan yang dilakukan Jokowi sudah berada di jalur yang benar. Pembangunan infrastruktur akan menjadi sarana bagi Indonesia untuk dapat memacu laju pertumbuhan dengan lebih cepat.

“Infrastruktur adalah investasi jangka panjang yang sedang dijalankan Presiden Jokowi. Karena jika investasi ini tidak dimulai dari sekarang, maka kita tidak akan bisa memulai untuk maju lebih cepat,” ujar Raden Pardede, narasumber diskusi Balitbang DPP Partai Golkar.

Golkar dukung kepedulian lingkungan hidup

Satu hal yang akan terus didorong oleh Partai Golkar adalah membangun kepedulian terhadap lingkungan hidup. Selama ini pemerintahan Jokowi juga sudah memperlihatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Untuk mendukung itu, Golkar mendukung penggunaan 1 persen pajak perusahaan digunakan bagi kesejahteraan lingkungan.

Golkar menilai kebijakan tersebut akan menarik minat generasi milenial yang notabene lebih peduli terhadap kebijakan yang pro lingkungan hidup. “Anak milenial saat ini sangat pro terhadap lingkungan. 1% pajak perusahaan digunakan untuk kesejahteraan lingkungan, maka banyak yang memilih Jokowi.” Demikian diutarakan oleh Hetifah Sjaifudian, anggota Komisi X Fraksi Partai Golkar DPR RI, Hetifah Sjaifudian. (kabargolkar)

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *