KABAR DPD

Palangka Raya Belum Tetapkan Status KLB DBD, Fairid Naparin: Kami Tetap Bergerak

Para pasien DBD yang tengah dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Palangka Raya, Kalteng, Rabu (28/11/2018). (Foto: iNews/Ade Sata)

kabargolkar.com, PALANGKA RAYA – Penderita demam berdarah dengue (DBD) meningkat di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), menyusul musim hujan di kawasan ini. Meskipun sudah ada enam kasus kematian pasien dalam dua bulan terakhir, pemerintah daerah belum menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB).

Dari informasi yang dihimpun iNews hingga Rabu (28/11/2018) siang, di Rumah Sakit Umum Kelas D Kota Palangkaraya masih terdapat banyak pasien DBD yang dirawat inap baik orang dewasa maupun anak-anak.  Jika dibandingkan dengan bulan Oktober 2018, bulan ini kasus DBD meningkat hingga mencapai 53 orang.

Sementara pasien terbanyak terdapat di RSUD Doris Sylvanus Palangkaraya. Jumlah pasien pada bulan November tercatat sudah mencapai lebih dari 250 orang. Jumlahnya meningkat drastis dibandingkan dengan bulan Oktober lalu yang hanya 40 orang.

Bahkan, wabah DBD yang merebak di Kota Palangkaraya dalam dua bulan terakhir telah menyebankan enam orang pasien meninggal dunia. Namun, sejauh ini Pemkot Palangkaraya belum juga menaikkan status menjadi KLB atas peningkatan kasus tersebut.

Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin beralasan, berbagai upaya sudah mulai dilakukan pemda setempat melalui dinas kesehatan untuk menanggulangi penyakit DBD. Upaya itu di antaranya melakukan fogging atau pengasapan dan penyuluhan ke rumah-rumah warga.

“Meskipun kami belum menetapkan status KLB, kami tetap bergerak. Jadi sama saja. Toh, nanti kami tetapkan status KLB, upaya kami akan seperti sekarang ini,” kata Fairid Naparin. (inews)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *