KABAR GOLKAR KABAR NASIONAL

Partai Golkar Akan Gelar Istighosah Bersama Anak Yatim Rayakan Hari Ulang Tahun ke-54

ilustrasi (net)

kabargolkar.com Sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-54, Partai Golkar akan mengadakan Istighosah. Acara akan berlangsung pada Kamis (18/10/2018) dimulai dari jam 17.30 WIB sampai dengan selesai, bertempat di  Aula kantor DPP Partai Golkar.

Istighosah ini akan dihadiri oleh para petinggi Partai Golkar, para ulama dan kyai, serta para kader dan simpatisan serta masyarakat luas.

Sebagaimana diketahui, Partai Golkar mengusung tema ‘Suara Rakyat Suara Golkar’ menghadapi Pemilu Serentak 2019 nanti. Pemilu 2019 yang sekaligus akan menyelenggarakan Pemilihan Legislatif (Pileg) serentak dengan Pemilihan Presiden (Pilpres).

Mengapa Istighosah

Pemilu 2019 nanti akan menjadi titik rawan sekaligus tantangan bagi keberlangsungan sistem demokrasi di Indonesia. Pelaksanaan pesta demokrasi terbesar di Indonesia, bahkan dunia ini ditengarai menjadi ajang pesta demokrasi yang cukup kompleks. Kompleksitas tersebut membawa kerawanan dan kecurangan yang dapat berujung pada ketidakpuasan serta pada akhirnya menimbulkan kekacauan.

Istighosah adalah meminta bantuan atau pertolongan. Istighosah termasuk do’a. Namun perbedaannya, do’a bersifat lebih umum karena mencakup isti’adzah yaitu meminta perlindungan sebelum datang bencana. Sedangkan istighosah adalah meminta dihilangkan bencana kepada Allah SWT.

Melalui gelaran Istighosah menyambut HUT ke-54 Partai Golkar, harapannya tentu saja mendoakan agar perhelatan pesta demokrasi tahun 2019 nanti berjalan dengan damai, membawa misi demokrasi, menjunjung tinggi pemenang yang membawa ide terbaik bagi kesejahteraan rakyat tanpa menjelek-jelekkan dan melucuti kehormatan pihak yang kalah. Karena, baik pihak pemenang dan kalah nantinya harus bersama-sama bergerak membangun bangsa dan negara ini.

Istighosah digelar untuk mendoakan Partai Golkar dalam merayakan Hari Ulang Tahunnya ke-54 agar selalu mendapatkan keberkahan dan keselamatan, tampil sebagai pemenang di Pilpres dan Pileg 2019 serta selalu konsisten membawakan suara rakyat. Kemenangan Partai Golkar di Pemilu 2019 adalah target yang telah dicanangkan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

“Kita punya target menang pileg, 110 kursi,” demikian tegas Airlangga Hartarto. “Kita mengupayakan kemenangan 110 kursi, identik dengan 18 persen,” lanjut sang Ketua Umum dalam Rakernas Golkar di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (22/3/2018), beberapa waktu lalu.

Pernyataan senada dikeluarkan oleh Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie, yaitu mengajak para kader merebut kemenangan bagi Partai Golkar di ajang Pemilu 2019. “Mudah-mudahan mereka (para Caleg-red) bisa mendapatkan satu jumlah kursi yang sudah ditargetkan di DPP yaitu 110 kursi. Insya Allah bisa berhasil, dan kita harapkan mereka punya semangat besar untuk memenangkan Partai Golkar ke depan,” demikian ungkap ARB, Minggu 23 September 2018 pada acara pelepasan Calon Anggota Legislatif (Caleg) Partai Golkar untuk bertarung di Pileg 2019.

Harapan Airlangga Hartarto, Aburizal bakrie, dan segenap petinggi partai adalah harapan para pengurus dan kader yang akan berjuang bersama-sama memenangkan Partai Golkar di Pemilu 2019 nanti. Diawali dengan Istighosah dan terus memupuk harapan sembari terus berupaya merebut kemenangan itu.

Dalam cakupan yang lebih besar lagi, istighosah untuk mendoakan keselamatan bangsa dan negara dalam menghadapi pesta demokrasi tahun 2019 nanti. Berdoa agar terhindar dari kekacauan dan pertikaian antar masyarakat, maka perlu diawali dengan meminta perlindungan kepada Allah SWT. Berdoa untuk kemajuan bangsa dan negara dalam menghadapai bermacam tantangan. Intinya agar Allah SWT senantiasa selalu melindungi Bangsa dan Negara Indonesia terhindar dari segala macam konflik di masyarakat jelang pemilu 2019.

Partai Golkar senantiasa bernapaskan nilai-nilai agama

Istighosah Partai Golkar menunjukkan bahwa dalam setiap langkahnya, partai berlambang pohon beringin ini selalu menempatkan Tuhan Yang Maha Esa dalam posisi tertinggi. Bermunajat dan meminta pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa sebagai penjiwaan sila pertama Pancasila,’Ketuhanan yang Maha Esa’. Penjiwaan ini juga menunjukkan bahwa Partai Golkar adalah partai yang menghormati serta menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan tanpa kehilangan identitas nasionalismenya.

Partai Golkar bukanlah partai agama, tetapi akan selalu memandang penting dan tinggi agama. Bagi Partai Golkar, agama merupakan sumber moral, sumber etika dan sumber spiritual bagi gerakan karya kekaryaan Partai Golkar dalam pembangunan Bangsa dan Negara Indonesia. Golongan Karya sejak awal berdirinya hingga masa kini selalu memandang kegiatan keagamaan atau rohaniah sebagai suatu hal sangat penting dan tidak pernah dilupakan dalam tiap napasnya.

Partai Golkar selalu dekat dengan ulama dan kyai, dekat dengan umat Islam, yang notabene merupakan mayoritas di negeri ini. Istighosah sebagai persiapan spiritual, bersama umat Islam dan segenap unsur masyarakat lainnya, baik mayoritas dan minoritas menghadapi berbagai ujian dan tantangan dengan tetap merajut nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, persaudaraan serta jauh dari rasa benci. (kabargolkar)      

#IstighosahGolkar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *