KABAR DPD KABAR KADER KABAR PILEG

Pasca Gempa Lombok, Sari Yuliati dan PPK Kosgoro Renovasi Rumah Ibadah

Sari Yuliati (kanan) tengah dijamu oleh penduduk di Pura Desa Tanah Embet, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). [foto: kabargolkar]

Kabargolkar.com, LOMBOK – Pasca gempa beberapa waktu lalu yang menimbulkan banyak korban jiwa dan sejumlah bangunan rusak parah, membuat banyak masyarakat turut berempati membantu dengan berbagai cara, salah satunya Pelaksana Tugas (Plt) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sari Yuliati bersama Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 merenovasi rumah ibadah.

Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, sejumlah bangunan mengalami tingkat kerusakan yang berbeda. Termasuk di antaranya bangunan tempat ibadah. Oleh karena itu, Sari dan PPK Kosgoro tergerak hatinya untuk menyumbang guna membantu pembangunan kembali sejumlah bangunan tempat ibadah tersebut.

Kepada Kabargolkar melalui pesan singkat, Sari menuturkan, renovasi yang dilakukannya sudah dalam tahap akhir. Ke depan, pihaknya akan mengundang Ketua Umum PPK Kosgoro 1957, Agung Laksono untuk meresmikan sejumlah rumah ibadah tersebut.

“Kemarin itu saya diundang acara pujawali atau piodalan, semacam perayaan ulang tahun pura Desa Tanah Embet, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat. Rencananya, kalau rumah ibadah benar-benar sudah rampung, kami akan undang Pak Agung Laksono untuk meresmikan ini (tempat ibadah),” terang Calon Legislatif (Caleg) DPR RI Dapil Pulau Lombok, Selasa (11/12).

Dirinya mengaku Golkar dan PPK Kosgoro peduli gemba di Lombok tanpa melihat Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan (SARA). Seperti halnya yang tengah dilakukannya ini.

“Tanpa melihat bangunan seperti mesjid, pura, dan lain-lain,” pungkasnya. [tim liputan]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *