Kabar Parlemen

Penetapan Lokasi Pembangunan Bandara Baru Bali Harus Disegerakan

Anggota Komisi V DPR RI Muhidin Mohamad Said mendorong pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan agar segera melakukan penetapan lokasi (penlok) terhadap rencana pembangunan bandara baru di Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali.demiakan diungkapkanya di sela pertemuan dengan Gubernur Bali dan jajaran, serta mitra kerja Komisi V DPR RI.Foto:Nadya/rni

Kabargolkar.com, JAKARTA – Anggota Komisi V DPR RI Muhidin Mohamad Said mendorong pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan agar segera melakukan penetapan lokasi (penlok) terhadap rencana pembangunan bandara baru di Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Sehingga, dengan pertumbuhan pariwisata yang signifikan, pembangunan bandara baru ini dapat terealisasi pada tahun 2019-2020 mendatang.

“Penetapan lokasi harus sesegera mungkin dilakukan, sehingga betul-betul ke depannya bisa terealisasi. Karena pertumbuhan Bali ini sangat luar biasa, lebih dari 10 persen per tahun,” kata Muhidin usai mengikuti pertemuan Tim Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI dengan Gubernur Bali dan jajaran, serta mitra kerja Komisi V DPR RI, di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Bali, Kamis (01/11/2018).

Legislator Partai Golkar ini menilai, penetapan lokasi itu sendiri merupakan tahapan yang tersisa dari proses pembangunan bandara baru. Sehingga, dirinya mendorong dan meminta Kementerian Perhubungan, agar sesegera mungkin melakukan penetapan lokasi. Mengingat banyaknya kepentingan di Bali, khususnya sektor pariwisata.

“Bali menguntungkan, maka frekuensi penerbangan sangat luar biasa ke Bali. Oleh karena itu, perlu dilakukan langkah-langkah jangan sampai sudah terlalu crowded baru dilakukan (pembangunan bandara baru),” pesan legislator daerah pemilihan (dapil) Sulawesi Tengah itu.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti mendukung penuh upaya pembangunan percepatan infrastruktur di Bali. Mengingat Bali perlu penataan yang baik dari sisi infrastruktur, alam, dan budayanya.

“Kita mendukung program-program yang diajukan Pemerintah Bali seperti pembangunan airport, pelebaran jalan, kemudian pembangunan yang akan direncanakan di titik-titik lain. Pembangunan ini bisa menyeimbangkan arus, karena di Bali itu semakin tahun semakin bertambah terus,” jelas legislator Partai Gerindra itu.

Novita juga mendukung pembangunan waduk, embung, dan irigasi di wilayah Bali, karena di Bali banyak terdapat terasering atau subak (sistem pengairan irigasi sawah di Bali, RED) yang membutuhkan alur air yang baik. Legislator dapil Jawa Tengah ini pun berkomitmen mendukung mitra kerja Komisi V DPR RI seperti Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, KemenDes PDT agar turut mewujudkan pembangunan infrastruktur di Bali.[DPR]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *