KABAR GOLKAR KABAR KADER

Pengabdian 3 Periode di Parlemen Bengkalis, Bagi Eet Menjadi Wakil Rakyat adalah Panggilan Jiwa

H. Indra Gunawan Eet atau akrab disapa Engah Eet

KabarGolkar – Bagi kalangan Politisi atau Pemerintahan Bengkalis, nama H. Indra Gunawan Eet atau akrab disapa Engah Eet mungkin tak asing lagi. Pun begitu juga sebagian warga masyarakatnya. Mendapat kepercayaan selama tiga periode (15 tahun) berjuang di Parlemen Bengkalis tentu tak mudah.

Bergelut sebagai anggota parlemen, setiap anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pasti memiliki cerita yang berbeda-beda dalam mendapatkan kepercayaan dari masyarakat untuk mewakili daerah konstituennya tersebut. Begitupun halnya dengan Eet Setelah mendapatkan mandat dari masyarakat Dapil 1 Bengkalis yaitu Kecamatan Bengkalis dan Bantan untuk mengabdi di DPRD selama 15 tahun sejak tahun 2004 hingga sekarang.

Di periode ini, ia kembali diberi amanah oleh masyarakat Bengkalis, untuk memperjuangkan aspirasi melalui fungsi-fungsi DPR untuk mempertahankan kedaulatan, mengawal pembangunan, dan mengusahakan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan bagi rakyat Indonesia. Berbicara tantangan, tentunya banyak sekali, kata Eet. Persoalan pembangunan Infrastruktur dan Kesenjangan ekonomi menjadi salah satu masalah utama warga konstituennya tersebut. Pimpinan DPRD sekaligus Ketua DPD II Golkar Bengkalis ini, terlihat sangat mengerti dan tahu pokok permasalahan yang terjadi di wilayah Konstituennya tersebut.

“Alhamdulillah, blusukan di dapil itu sudah menjadi kebiasaan sejak 15 tahun terakhir sehingga saya paham betul problematika yang terjadi di Lapangan. Aspirasi masyarakat yang begitu tinggi, mewakili mereka di Parlemen menambah energi saya untuk selalu berjuang karena mereka. Hampir 54 Desa dan Keluarhan di Bengkalis sudah saya kunjungi, Komunikasi dengan Masyarakat dan Pemerintah Desa masih terjalin baik hingga Sekarang. Bagi saya menjadi Wakil Rakyat itu lahan untuk mencari Berkah.” ujarnya.

Bercerita motivasi, Eet mengakui percaya pada keputusan untuk menjadi wakil rakyat adalah panggilan jiwa. Politik adalah cara yang paling ampuh untuk memecahkan masalah di masyarakat dan memiliki dampak yang lebih luas. Baginya, menjadi anggota Parlemen tidak terlalu berbeda dengan menjadi aparatur negara lainnya. Sama-sama mengabdi dengan berjuang melalui tugas masing-masing. Jika menilai, justru di DPRD ini banyak sekali hal strategis yang bisa dilakukan dan berdampak langsung bagi masyarakat. Bahkan, di banyak lini pembangunan bagi masyarakat. Melalui fungsi utama Legislatif misalnya.

“Dengan fungsi legislasi, anggaran, dan fungsi pengawasan, saya saat ini diberi kesempatan untuk mengawal kebijakan-kebijakan pemerintah” lanjutnya.

Selain itu di alat kelengkapan Badan Anggaran, ia juga memiliki kesempatan untuk mengawal porsi anggaran pembangunan yang dikelola oleh pemerintah, termasuk kebijakan-kebijakan penganggaran pusat yang berdampak kepada nasib daerah.

Terkait penilaian orang dalam menilai kinerja dewan, memang pihaknya tidak bisa mengendalikan sepenuhnya persepsi orang lain atau publik. Yang penting, apa yang telah diusahakan dan terus menjalankan tugas-tugas politik dan kenegaraan sebaik-baiknya. Tentu, integritas dan kemampuan berkontribusi membangun daerah akan menjadi bagian dari pertimbangan masyarakat memberikan feedback penilaian kepada wakil mereka.

“Harapan saya, saya mampu memberikan yang terbaik buat masyarakat Bengkalis. Karena itu, saya biasanya setiap tahun memberikan ruang bagi masyarakat di dapil untuk mengevaluasi langsung kinerja saya selama setahun ke belakang,” urainya lagi.

Menghadapi tahun 2019 ini dimana merupakan Periode terakhir Eet Berkiprah di Bengkalis, Perjuangan akan dilanjutkan setingkat lebih tinggi di Provinsi.

“2019 ini merupakan periode terakhir saya mengabdi di Parlemen Bengkalis, insyAllah apabila di beri kesempatan saya sudah mengikuti PILEG untuk DPRD Provinsi Riau pada Dapil 5 yaitu Kabupaten Bengkalis, Kota Dumai dan Kepulauan Meranti. Apabila diberikan amanah di Provinsi saya akan melanjutkan Perjuangan saya disana.” Tutup Doktor Politik ini. (Tim Liputan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *