KABAR KADER KABAR PILEG

Perbatasan Malang-Blitar Kini Terang, Begini Kata Tokoh Masyarakat

kabargolkar.com, BLITAR – Jalur Bus yang berada diwilayah Selorejo kini mendapatkan perhatian khusus dari jajaran Dinas Pekerjaan Umum (PU). Baru-baru ini jalur Bus yang berada diperbatasan antara Malang-Blitar telah dipasang Penerangan Jalan Umum (PJU) oleh Dinas PU dari pintu masuk Blitar hingga desa Pohgajih.

Diwawancarai dikediamannya, Warso Sungkono, tokoh masyarakat setempat, menjelaskan bahwa pemasangan PJU tersebut tidak lepas dari perjuangan Pak Yulius Eko Wahyono, salah satu caleg Partai Golkar Dapil 5 Kabupaten Blitar.

“Ini semua berkat perjuangan Pak Yulius Eko, karena beliau kini jalur bus di kecamatan Selorejo telah mendapatkan penerangan PJU. Padahal sebelumnya jalur Bus tersebut sangat gelap karena minimnya penerangan, orang-orang bermotor pun enggan untuk lewat sana, padahal itu jalur protokol.” Jelas Warso Sungkono.

Tidak hanya jalur Bus yang diperjuangkan untuk pemasangan PJU, namun Yulius Eko juga memperjuangkan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) mulai ruas jalan desa Olak Alen hingga menuju arah desa Pohgajih, serta daerah lingkungan masjid desa Selorejo juga telah dipasang penerangan.

“Alhamdulillah kini masyarakat setempat dan pengendara yang melewati wilayah Selorejo telah terbantu dengan dipasangnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di beberapa ruas jalan Selorejo yang memang gelap namun menjadi jalur utama. Kini jalanan tersebut juga telah ramai lalu lalang kendaraan, mereka tidak khawatir lagi akan terjadinya kecelakaan karena minimnya penerangan”. Ujar Warso Sungkono.

Kerja keras Yulius Eko Wahyono dalam memperjuangkan pemasangan PJU di wilayah Selorejo kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) kini berbuah hasil. Dinas PU telah menanggapinya dalam bentuk pemasangan PJU di ruas-ruas jalan vital yang masih gelap.

“Ini semua saya perjuangkan untuk kepentingan masyarakat, bukan hanya warga Selorejo saja namun untuk seluruh masyarakat yang memang menggunakan jalan-jalan tersebut sebagai akses utama mereka. Kalau sudah terpasang PJU kan juga akan mempengaruhi sosial ekonomi masyarakat. Selain itu, di desa Pohgajih itu ada aset nasional, yaitu stasiun, sebelumnya stasiun Pohgajih sepi karena memang pada malam hari tidak ada penerangan. Ya jangan sampai lah aset nasional ini nantinya menjadi tidak diperhatikan.” Jelas Yulius Eko Wahyono, Celag Golkar Nomor 2 Dapil 5 tersebut.

“Beliau ini memang sepanjang hidupnya buat mengabdi, jauh sebelum nyaleg, beliau ini sudah punya Desa Binaan dan Lingkungan Binaan. Jadi kalau ada yang bilang Pak Yulius Eko memperjuangan pemasangan PJU hanya untuk nyari masa buat nyaleg, saya katakan itu salah besar. Belum jadi anggota dewan saja masyarakat sudah merasakan perjuangan beliau, nah bagaimana kalau beliau sudah jadi Anggota Dewan, kan semakin besar masyarakat yang bisa merasakan dampak pengabdiannya ini nanti”. Pungkas Warso Sungkono. (tim liputan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *