KABAR NASIONAL

Petaka Kematian Mallaby, Masih Jadi Misteri Hingga Kini

 

Misteri kematian Mallaby

Hingga detik ini siapa yang menewaskan Mallaby tetap menjadi misteri. Tidak ada yang tahu atau saksi mata yang melihat siapa yang membunuh jenderal Inggris tersebut.

Dalam ceritanya yang dituangkan dalam sebuah buku, Roeslan Abdulgani juga menuturkan, pertempuran di depan Gedung Internatio, Surabaya dipicu oleh tentara Inggris yang terkurung di dalam gedung melakukan tembakan membabi buta ke arah para pejuang. “Namun siapa yang membunuh, belum pernah ada saksi mata,” ujar Roeslan.

Versi lain menyebutkan Mallaby terbunuh oleh tentara Inggris yang salah sasaran. Des Alwi dalam buku bertajuk Pertempuran Surabaya, November 1945 menyebutkan kemungkinan Mallaby mati akibat tembakan salah sasaran (friendly fire) dari tentara Inggris.

Hal ini menurut Des Alwi, berdasarkan kesaksian dari Muhamad, tokoh pemuda yang ikut masuk ke Gedung Internatio untuk mendinginkan suasana. Di dalam gedung tersebut, Muhamad melihat sendiri tentara Inggris telah menyiapkan mortir yang diarahkan ke kerumunan massa yang mengelilingi mobil Mallaby.

Dia juga mendengar sendiri hubungan telepon antara Kapten Shaw dan komandannya di Westerbeuitenweg di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Rencananya, jika kerumunan rakyat dihujani dengan mortir, maka mereka akan kocar-kacir. Kesempatan tersebut kemudian akan digunakan tentara Inggris yang terkepung di Gedung Internatio untuk meloloskan diri.

“Karena pintu kamar tetap dibiarkan terbuka, maka saya bisa menduga, bahwa mortir di depan jendela tersebut akan ditujukan kepada sederetan mobil yang sedang berhenti di dekat Jembatan Merah. Mungkin dengan perhitungan, bila peluru yang ditembakkan mengenai sasaran, rakyat akan menjadi panik sehingga memberi kesempatan kepada Brigadir Jenderal Mallaby lari melepaskan diri. Ternyata, dugaan saya tidak keliru. Sebab mobil Residen Soedirman terbakar habis, tepat kena tembakan mortir,” tulis Des Alwi mengutip Muhamad.

Tentara Inggris sedang memeriksa rongsokan mobil yang dikendarai Mallaby (net)

“Tetapi yang terjadi kemudian adalah ledakan yang tidak diketahui asalnya, yang menghancurkan mobil Mallaby. Hal ini memicu kekacauan, yang berlanjut pada kerusuhan yang tak terkendali,” sambung Des Alwi.

“Sementara itu ada beberapa pemuda yang dapat menyelamatkan diri dari hujan tembakan pasukan Inggris. Seseorang meloncat ke pinggir Kali Mas, sampai di dekat kita, kemudian berbisik:

‘Pak, sudah beres.’

‘Lho, apanya yang sudah beres?’ tanya Doel Arnowo.

‘Jenderalnya Inggris, Pak, yang tua itu. Mobilnya meledak dan dia sudah mati terbakar.’

‘Siapa meledakkan?’ tanya kita serentak.

Dia segera menjawab, ‘Tidak tahu. Tiba-tiba saja ada granat meledak dari dalam mobil. Tetapi, memang dari pihak kita, juga ada yang menembak ke arah mobil tersebut.’ Begitu penjelasannya.”

“Kami semua sangat kaget. Maka saya langsung mengingatkan pemuda itu, ‘Sudahlah kamu diam saja. Jangan bercerita pada orang lain.” Demikian penuturan Muhamad yang dikutip Des Alwi dalam bukunya tersebut.

berita terkait: 13 Hal Ini Bakal Bikin Kamu Bangga Peringati Hari Pahlawan, Yuk Disimak!

Jenazah Mallaby yang hangus terbakar akhirnya dikembalikan kepada pasukan Inggris seminggu kemudian. Tanpa sempat mengecek apakah jenazah tersebut benar Mallaby atau bukan, karena pertempuran segera berkobar, pasukan Inggris segera mengubur jenazah tersebut di kawasan Tanjung Perak.

Setelah tembak-menembak mereda, jenazah Mallaby dipindahkan ke pemakaman Kembang Kuning, Surabaya, Jawa Timur. Beberapa bulan kemudian sekali lagi jenazah tersebut dipindahkan di Commonwealth War Cemetary, Menteng Pulo, Jakarta, hingga sekarang. Misteri kematian Brigjen Mallaby pun belum terungkap jelas hingga kini.

Gambar terkait

Pusara Mallaby (blog)

(tim liputan, dikutip dan diolah dari beberapa sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *