KABAR KADER KABAR PILEG

Polemik Kotak Kardus Pemilu, Caleg Golkar: Utamakan Kualitas Demokrasi Dibandingkan Efisiensi

kotak

kabargolkar.com Polemik Kotak Kardus yang dipakai untuk Pemilu 2019 menuai berbagai tanggapan di masyarakat. termasuk diantaranya kader Partai Golkar Abdul Hafid Abusalim Baso.

Abdul Hafid Abusalim Baso adalah kader yang maju sebagai Caleg DPR RI di Dapil 10 Jatim, nomor urut 5. Dapil 10 Jatim sendiri meliputi daerah Lamongan dan Gresik.

Kepada kabargolkar.com, Senin 17 Desember 2018, Abdul mengungkapkan pendapatnya terkait polemik ini. Menurutnya, KPU harus mengedepankan kualitas demokrasi dibandingkan efisiensi pada pemilihan umum. “Saya berpikir memang perlu efisiensi, perlu penghematan. Tapi dalam demokrasi paling utama kualitas pemilihan dan kualitas kotak, bukan penghematan,” ujarnya.

Apalagi, terkait temuan 2.065 kotak suara di KPUD Kota Badung, Bali yang rusak akibat terkena banjir. Kejadian tersebut terjadi pada 8 Desember 2018 lalu. “Patut dipertanyakan kualitas kotak suara tersebut,” ujar Abdul.

Lebih lanjut, kader Partai Golkar ini menginginkan agar tidak ada gangguan dan kerusakan terhadap suara rakyat. “Kita menginginkan agar jangan sampai suara rakyat terganggu dengan kualitas kotak yang rusak karena kondisi alam. Sebab suara rakyat adalah cermin dari kedaulatan rakyat. Kedaulatan rakyat adalah cermin dari UUD 1945, yaitu kedaulatan ada di tangan rakyat,” ujarnya tegas.

Oleh karena itu Abdul memberi saran agar KPU mengembalikannya seperti pemilu sebelumnya, yaitu menggunakan bahan aluminium. “Bagaimanapun aluminium lebih kuat daripada karton. Jadi tetap harus mengedepankan kualitas,” tutupnya. (tim liputan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *