KABAR DPD

Ratu Ati Marliati Diusung Sebagai Calon Wakil Walikota Cilegon Dari Golkar

 

Kepala Bappeda Cilegon Ratu Ati Marliati. (Photo/FaktaBanten)

Kabargolkar.com, Jakarta – Kepala Bappeda Cilegon Ratu Ati Marliati semakin dekat dengan kursi wakil walikota Cilegon. Soalnya, DPD II Golkar Kota Cilegon resmi memutuskan mengusung Ratu Ati Marliati sebagai calon wakil walikota untuk mendampingi Edi Ariadi di sisa masa jabatan 2016-2021.

Keputusan penting itu diambil melalui rapat pleno Partai Golkar yang digelar di kantor DPD II Golkar Kota Cilegon pada Kamis (4/10). Rapat pleno dihadiri pengurus harian DPD II Golkar Cilegon, Dewan Penasihat DPD II Golkar Kota Cilegon, para ketua pengurus kecamatan (PK) DPD II Golkar Kota Cilegon, dan anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Cilegon.

Sekretaris DPD II Kota Cilegon Sutisna Abbas mengatakan, terpilihnya Ratu Ati sebagai kandidat wakil walikota Cilegon merupakan hasil rapat pleno partai. “Pada rapat pleno itu kami menanyakan kepada seluruh yang hadir bahwa kalau keputusan hukum Walikota Cilegon non-aktif Tb Iman Ariyadi sudah inkrah, bagaimana sikap Partai Golkar. Akhirnya semua sepakat untuk mengusung Ibu Ratu Ati Marliati sebagai calon wakil walikota Cilegon dari Partai Golkar. Hasil pleno ini akan kami serahkan ke DPD I Golkar Banten,” kata Sutisna, Senin (8/10) siang.

Sutisna menambahkan, dukungan terhadap karir politik Ati semakin mantap setelah putri pertama mantan Walikota Cilegon Tb Aat Syafa’at ini mundur dari jabatannya sebagai Kepala Bappeda Kota Cilegon. “Kapan mundurnya dari aparatur sipil negara (ASN), itu terserah Ibu Ati. Yang jelas hasil pleno ini sudah kami sampaikan juga kepada Ketua DPD II Golkar Tb Iman Ariyadi,” imbuhnya.

Ia optimistis, usulan Partai Golkar untuk mengajukan Ati sebagai calon wakil walikota Cilegon akan mendapatkan dukungan penuh dari partai koalisi yang mengusung Tb Iman Ariyadi-Edi Ariadi ketika maju sebagai pasangan Walikota-Wakil Walikota Cilegon pada Pilkada 2016. “Semua parpol yang ada di Cilegon mendukung Iman-Edi. Jadi kami yakin koalisi ini tetap akan solid untuk mendukung Ibu Ati nanti,” yakinnya.

Tidak hanya mengusung Ati sebagai calon wakil walikota, Ati juga dimungkinkan untuk memimpin DPD II Golkar Kota Cilegon sebagai ketua untuk menggantikan adiknya, Tb Iman Ariyadi. “Terkait hal ini, akan kita bahas secara internal setelah mekanisme pemilihan wakil walikota bergulir. Intinya, kami lebih dahulu mendukung Ibu Ati sebagai calon wakil walikota. Setelah itu tergantung internal partai. Sah-sah saja kalau Ibu Ati memegang jabatan ketua di DPD II Golkar Kota Cilegon apabila sudah bukan lagi menjadi ASN,” jelas Sutisna.

Sementara itu, Ratu Ati Marliati saat ditemui di kantor Bappeda Kota Cilegon berterima kasih atas kepercayaan para pengurus Partai Golkar. Kepercayaan tersebut merupakan anugerah besar terlebih keputusan partai demi kepentingan masyarakat Cilegon. “Sejujurnya, keputusan ini membuat saya terharu. Ini penghargaan luar biasa kepada saya. Bagi saya secara prinsip, jika keputusan tersebut bermakna untuk kepentingan masyarakat Cilegon, saya apresiasi,” ucapnya.

Sementara terkait rencana pengunduran diri sebagai ASN dan Kepala Bappeda Kota Cilegon, Ati mengatakan siap ketika mekanisme pemilihan wakil walikota Cilegon telah dimulai. “Kalau itu menjadi prasyarat atau mekanisme yang harus ditempuh, tentunya saya siap menjalankannya. Sebelum mekanisme itu dimulai, saya tetap akan menjalankan kewajiban saya sebagai Kepala Bappeda Kota Cilegon. Sebab jabatan ini pun sebuah amanah dan juga untuk kepentingan masyarakat Cilegon,” tandas Ati.

Pencalonan Ratu Ati oleh Partai Golkar dipastikan akan mendapat persaingan. Beberapa hari lalu Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Cilegon Reno Yanuar telah menyatakan siap maju bersaing dengan Ati untuk mendapatkan kursi wakil walikota. Pernyataan Reno untuk maju menjadi calon wakil walikota mendampingi Edi Ariadi yang saat ini sedang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cilegon dikemukakan saat menggelar keterangan pers, Selasa (2/10) di Hotel The Royale Krakatau.

Bahkan dalam kesempatan itu, ia menyinggung Ati yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Bappeda Kota Cilegon. Ia menilai lebih baik Ati melanjutkan pengabdiannya sebagai ASN dibanding mengambil risiko bersaing dengannya dalam perebutan kursi wakil walikota Cilegon. “Fokus ke pemerintahan sajalah, saya menghargai Beliau karena Beliau lebih tua dari saya. Saya juga nanti akan komunikasi kok dengan Beliau,” ujar Reno saat itu. [radarbanten]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *