10 April 2020
Efek Corona Terhadap Ekonomi, Ini Kata Menko Airlangga
  Bambang Soetiono
  18 Februari 2020
  • Share :
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (dok Kemenko Perekonomian/ton)

kabargolkar.com, JAKARTA - Akibat wabah virus corona, para analis ekonomi memastikan pertumbuhan ekonomi Singapura akan turun di kuartal pertama tahun ini. Bagaimana dengan Indonesia? 

Menurut Menko Perekonomian Airlangga Hartanto, efek virus corona terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia tergantung dari Cina. Airlangga menyebut hitungannya, jika Cina pertumbuhan ekonominya turun dua persen, maka efeknya, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan turun 0,3 persen.

"Ya itu tergantung kepada berapa lama mereka libur kan. Kita yang tergantung mereka kan beberapa produk hortikultura, dan juga bahan baku obat," kata Airlangga ditemui di Komplek Istana Presiden, Jakarta, Senin (17/2).

Sedang sektor manufaktur yang lain, lanjut Airlangga, value chainnya relatif tidak sepenuhnya tergantung pada Cina. "Bahkan kalau Industri baja kan bisa menigkatkan produksi dalam negeri. Jadi tentu kita melihat ini di akhir bulan Februari ini," ujarnya.

BPS juga mencatat, pada Januari 2020, neraca dagang Indonesia dengan Cina mengalami defisit 1,84 miliar dolar AS. Lebih rinci, nilai ekspor ke Cina adalah 2,24 miliar dolar AS, nilai impor dari Cina 4,00 miliar dolar AS. 

Meski begitu, kata Airlangga, pemerintah masih akan melihat dampaknya akan seperti apa dalam tiga bulan ini. "Ya ini kan kita lihat kedepan," ujarnya.

Komentar
Tulis Komentar
Kode Acak
Menyajikan berita terhangat dan terpercaya langsung melalui handphone anda
© 2020 Kabar Golkar. All Rights Reserved.