OPINI

Saatnya Bersatu untuk Kemajuan Partai Golkar

oleh Maman Abdurahman*

kabargolkar.com – Saya mempercayai dan meyakini bahwa kita adalah jagoan. Punya nyali besar. Punya track record hebat. Punya prestasi di komunitas masing-masing dan kita semua sdh bersepakat untuk berhimpun di Partai Golkar.

Pertanyaannya untuk apa kehebatan yg kita miliki kita pakai untuk saling bertikai sesama teman satu wadah berhimpun? Tanpa bermaksud menyombongkan diri, saya ini paling hobby RIBUT dari dulu tapi sama orang di luar kampung saya, di luar kelompok saya, di luar kampus saya.

Lawan kita yang sebenarnya itu di luar partai. Ayo kita semua tabayyun dan bersatu, turunkan EGO diri dan sok jagoan. Karena tidak ada arti dan manfaatnya kita semua berantem. Karena kalaupun kita berdarah-darah maka warna darah kita sama yaitu KUNING.

Saya ini loyalis SN (Setya Novanto) dan pasang badan berhadapan dengan hujatan publik kepada beliau dan berdampak juga kepada cap masyarakat kepada saya. Namun ‘show must go on’ karena dia adalah Ketua Umum yang wajib saya bela. Secara jujur harus saya akui tidak bisa dinafikan pengaruh kasus SN terhadap penurunan elektabilitas partai sangat besar.

Tidak usah menyalah-nyalahkan. Coba intropeksi ke dalam diri kita masing-masing. Apakah selama ini kita sdh benar? Apakah organisasi tempat kita pimpin sudah bagus dan hebat? Kalau kita sudah bisa intropeksi kedalam diri kita, insyallah semuanya akan menjadi lebih, enak kita memandangnya. Akan ketemu WISDOM dan sesuatu yang jauh lebih KONSTRUKTIF.

Ditarik lagi lebih jauh, pada saat kasus SN terjadi, terasa sekali peran dan intervensi kelompok di luar partai yg secara sengaja menaruh BOM KONFLIK agar partai kita terus disibukkan dengan konflik internal. Ditambah lagi betapa luar biasa nistanya cara mereka memperlakukan kita di era ARB. Hukum dikanibalisasi seakan akan kita ini hidup di rimba belantara saja. Masak iya sih kita tidak pernah mau belajar dari kejadian itu semua.

Thanks. No hard feeling, it’s time to say we are the Golkar family. Dan pekikkan kepada seluruh Nusantara.

*penulis adalah anggota Komisi VII DPR RI (Energi, Sumber Daya Mineral, Lingkungan Hidup, Riset & Teknologi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *