KABAR DPD KABAR PILEG

Sasar 5 Kursi, Begini Cara Supendi Semangati Kader Golkar Indramayu

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Indramayu, Supendi (ketiga dari kiri) mendorong kadernya untuk memenangkan Pileg 2019. [foto: kabar-cirebon]

kabargolkar.com, KROYA – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Indramayu, Supendi meminta kepada seluruh Pengurus Kecamat (PK) dan Pengurus Desa (PD) Partai Golkar di wilayah Daerah Pemilihan 5, sebagai lumbung partai, agar dapat menyukseskan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 17 April 2019 nanti dengan menghantarkan lima Caleg terpilih.

Penegasan itu disampaikan Supendi saat melantik dan oengukuhkan Pengurus Desa dan Wanhat Partai Golkar Dapil 5 di Aula KPRI Kecamatan Kroya, Minggu (13/1/2019).

“Jatahnya ada 7 kursi, kalau kita bertahan hanya 4 kursi berarti tidak ada perubahan, sekarang saya sebagai Ketua DPD Partai Golkar minta 1 lagi, jadi 5 kursi di dapil 5 ini,” tutur Plt Bupati Indramayu ini.

Pada kesempatan itu, ia memperkenalkan sejumlah Caleg yang diikutsertakan pada Pileg 2019 dari Dapil 5 ini, antara lain Aco, Rusmono, Edi Mulyadi, Siti Aminah, Darinah, Uun, dan Abdul Rojak.

“Yang penting saya tawarkan untuk dipilih kader Golkar ini agar duduk,” pinta mantan Camat Gabuswetan ini.

Untuk Caleg Provinsi diperkenalkan, Hilal Hilmawan dan Yoga Rahardiansyah, sementara untuk Caleg DPR RI Dapil 8, diperkenalkan Daniel Muttaqin yang sekarang menjabat sebagai Ketua Pemenangan Jabar 1, dan Bambang Hermanto.

“Beberapa Caleg ini akan memperkuat posisi partai Golkar,” katanya.

Ia berharap, setelah dilantiknya Pengurus Desa dan Wanhat Partai Golkar ini meminta agar melakukan komunikasi dengan seluruh unsur partai dan memberikan penjelasan kepada masyarakat atas perjuangan Partai Golkar di tengah-tengah masyarakat Indramayu yang sudah terbukti.

“Manakala mesin partai ini kita gerakan dan semuanya harus ambil bagian untuk sukses tanggal 17 April 2019 nanti,” tegas mantan Wakil Bupati Indramayu ini.

Ia membeberkan, bagaimana kondisi yang ada di Dapil 5 sebelum tahun 2000, setelah kader Golkar memimpin Indramayu sejak Yance dilanjutkan Anna Sophanah, kondisinya hampir sejajar dengan kabupaten/kota yang lain. Hal itu terjadi berkat perjuangan kader Golkar yang selama ini memimpin Indramayu.

“Jadi manakala ingin melanjutkan kembali pembangunan, bapak dan ibu harus berjuang untuk memenangkan Partai Golkar,” imbuhnya.

Yance, lanjut Supendi, mengharapkan di Dapil 5 ini sebagai gudangnya Partai Golkar dengan perolehan tertinggi hampir 48 persen. Kondisi sekarang, masih perlu peningkatan aktifitas mesin partai yang dipercaya jadi Caleg dan pengurus partai untuk turun di tengah-tengah masyarakat.

“Karena yang merubah kondisi desa yang merubah kondisi daerah saya sebagai Bupati Indramayu, mereka meminta kepada siapa? Tetap ke saya sebagai pemegang kebijakan,” terangnya.

Menurutnya, beberapa partai yang kecil berada di tingkat nasional kurang 4 persen akan bubar, tetapi partai yang dijamin saat ini adalah Partai Golkar, prediksi Elektrolal Threshold masih 15 persen. Maka dari itu, kader di luar struktur partai juga harus berjuang untuk kebesaran Partai Golkar.

“Saya tegaskan, daripada memilih partai yang belum membangun Indramayu pilihlah partai nyata yang sudah membangun Indramayu,” tuturnya.

Adanya paradigma baru, para sarjana ditawarkan untuk menjadi Caleg partai, tapi jika tidak bisa mencapai 10 ribu lebih suara, jangan harap bisa terpilih dan jadi anggota dewan. Maka, ia mengajak masyarakat untuk tetap mendukung Caleg dari Partai Golkar.

“Mereka jangankan calon yang lain, Kuwu saja gak bisa menghadirkan uang untuk Indramayu, kalau tidak 80 persen warga Bongas. Saya sebagai Ketua DPD Partai Golkar akan ditinggal dan khianat, begitupula Kroya, jika Kecamatan Kroya bisa 60 persen, maka saya sambungkan sampai lajem jalannya,” janji Supendi.

Ia meminta kepada yang hadir untuk menyampaikan kepada masyarakat agar Partai Golkar terus melanjutkan pembangunan.

“Selama dua tahun ini akan dibuktikan nanti pada Pileg, saya akan perhatikan masyarakat Dapil 5, tetapi jika tidak terbukti akan ditinggalkan,” pungkasnya. [fokuspantura]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *