KABAR NASIONAL Kabar Parlemen KABAR PILPRES

Satya Bedah Program Capres-Cawapres Soal Energi dan Pangan

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Satya Widya Yudha menekankan infrastruktur dan daya beli merupakan kunci ketahanan energi dan pangan. [foto: tribunjogja]

kabargolkar.com, SLEMAN — Mewakili Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf dalam Talkshow Bedah Program di FISIPOL Universitas Gadjah Mada (UGM), Wakil Ketua Komisi I DPR RI Satya Widya Yudha menekankan infrastruktur dan daya beli merupakan kunci ketahanan energi dan pangan.

Ini berbeda dengan Direktur Materi Debat BPN Prabowo-Sandi, Sudirman Said yang menyatakan pemerintah saat ini kurang memprioritaskan eksplorasi, diversifikasi, dan konservasi energi.

“Selain ketahanan, kemandirian energi dan pangan sangat tergantung pada permintaan-penawaran dalam negeri,” kata Satya, Kamis (21/2).

Bagi Satya, kelaikan infrastruktur akan mempermudah proses distribusi dan pemerataan suplai energi dan pangan ke rakyat. Hal ini pada akhirnya akan turut mempengaruhi kestabilan harga produk energi dan pangan.

Kemandirian energi dan pangan ini nantinya, menurut Satya, akan mendorong daya beli masyarakat lebih meningkat.

“Pertumbuhan ekonomi rakyat meningkat dan merata, itu tujuan pemerintah saat ini,” kata politisi Partai Golkar ini.

Satya justru ingin paradigma pemerintah RI terkait pengelolaan energi harus berubah jadi pendapatan negara, bukan lagi sebagai agregat ekonomi.

Begitu juga dengan perubahan paradigma dari pemanfaatan sumber energi fosil ke bio energi yang bersifat terbarukan.

“Jika Indonesia ingin menjadi Big 4 ekonomi dunia setelah Tiongkok, Amerika Serikat, dan India, hal tersebut harus jadi prioritas,” tegas Satya. [tribunjogja]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *