KABAR GOLKAR

Soal Satgas Kasus Novel Baswedan, Begini Kata Ace Hasan

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily. [foto: detik]

kabargolkar.com, JAKARTA – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily menegaskan, pembentukan satgas kasus Novel Baswedan merupakan bentuk keseriusan Presiden Joko Widodo mengungkap kasus teror.

Satgas tersebut dibentuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian pada 8 Januari 2019. Satgas tersebut terdiri dari 65 orang dari berbagai unsur, dari Polri hingga pegiat HAM.

“Dalam satgas ini Presiden Jokowi ingin kasus ini segera diselesaikan secara tuntas dengan melibatkan di dalamnya pegiat HAM. Selain itu pembentukan satgas Novel Baswedan ini merupakan rekomendasi dari Komnas HAM pada bulan Desember 2018 lalu yang meminta kepada presiden untuk membentuk satgas khusus ini paling lambat satu bulan,” kata Ace dalam keterangannya, Senin (14/1).

Ace Hasan menegaskan, pembentukan satgas ini tidak sengaja dibentuk menjelang debat pilpres.

“Dalam penyelesaian kasus ini memang kita harus hati-hati. Karena itu, penting sekali melibatkan pihak-pihak di luar kepolisian agar tidak menimbulkan penafsiran politik atas kasus yang dialami Novel Baswedan karena kasus ini juga dijadikan sebagai kompoditas politik,” ujar Ace.

Ace mengatakan, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin ingin kasus teror ini segera terungkap. Ace menegaskan, proses penyelidikan akan dilakukan secara terbuka.

“Proses penyelesaian dilakukan secara terbuka dan transparan dengan mengedepankan aspek penegakan hukum tanpa adanya intervensi politik,” tutup Ace. [jitunews]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *