KABAR DPD KABAR PILEG

Survei Proximity Golkar 3 Besar, Ini Kata Politisi Golkar Surabaya

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Surabaya, Blegur Prijanggono menegaskan, hasil survei Proximity itu menjadi salah satu bukti dari solidaritas seluruh kader dan relawan Partai Golkar. [foto: dok. beritajatim]

kabargolkar.com, SURABAYA – Elektabilitas Partai Golkar di Kota Pahlawan, Surabaya berhasil menduduki posisi tiga besar. Partai besutan Airlangga Hartanto itu hanya berada di bawah PDIP dan PKB.

Beberapa waktu lalu, Lembaga Survei Proximity Indonesia merilis hasil penelitian yang mereka lakukan terkait elektabilitas partai politik untuk Pileg 2019 di Kota Surabaya untuk Kursi DPR RI.

“Posisi pertama ada PDI Perjuangan dengan perolehan 45.9 persen. Disusul PKB dengan 17.1 persen. Lalu Golkar dengan 8.5 persen. Sedangkan Gerindra 7.5 persen,” ujar Direktur Proximity Indonesia Whima Edy Nugroho.

Seperti dilansir portal berita beritajatim, menanggapi hasil survei tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Surabaya, Blegur Prijanggono menegaskan, hasil survei Proximity itu menjadi salah satu bukti dari solidaritas seluruh kader dan relawan Partai Golkar.

“Berarti dalam hal ini, para Caleg Partai Golkar benar-benar bekerja menyapa langsung di tengah masyarakat. Meski terkendala dengan segala keterbatasan aturan Pemilu, hasil yang diraih menjadi salah satu bukti,” kata Blegur, Senin (28/1).

Disinggung terkait ini juga menjadi bukti kongkret jika Partai Golkar semakin mengakar di masyarakat, Blegur memiliki pendapat tersendiri.

“Mengakar itu kalau basis massanya tidak dirawat, ya akhirnya sama saja. Jadi ini bukti jika Golkar Surabaya solid. Calegnya pun bekerja secara maksimal,” pungkas Blegur.

Sebagai informasi, survei yang digelar oleh Proximity Indonesia ini menggunakan 800 responden dengan margin error 3,46 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei ini dilakukan di 31 Kecamatan dan 80 Kelurahan di Kota Surabaya selama kurun waktu 11-20 Januari 2019. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode face to face interview serta menggunakan metode sampling multistage random sampling. [BeritaJatim]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *