KABAR NASIONAL

Tanggapi Hasil Survei Kompas, ARB: 2019 Akan Ada Disrupsi Politik

Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie (net)

kabargolkar.com, JAKARTA – Menjelang tahun politik tahun depan, dimana Indonesia akan melangsungkan Pemilu 2019, banyak pihak melakukan survei untuk memprediksikan hasil yang akan terjadi. Salahsatunya yaitu survei teranyar yang dilakukan oleh Litbang Kompas pada periode 24 September-5 Oktober 2018.

Pendapat beragam tentu saja muncul menanggapi hasil survei tersebut, baik yang bernada positif maupun negatif.

Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie pun turut memberikan tanggapan terhadap hasil survei tersebut, Selasa (23/10/2018).

“Saya kira tidak ada cara lain selain berjuang agar jumlah caleg yang menjadi anggota DPR adalah sebanyak mungkin. Survei kompas adalah survei partai,” kata ARB,

ARB mengajak para kader, terutama caleg yang akan bertarung di Pemilu Legislatif 2019 untuk lebih memfokuskan diri dengan penggunaan sarana media sosial serta pendekatan kepada konstituen dengan konsisten. “Penggunaan media sosial (medsos-red) secara maksimal ditambah pendekatan kepada konstituen akan menjadi cara terbaik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, politisi senior Partai Golkar ini mengingatkan pentingnya penggunaan teknologi seraya meyakini akan terjadinya ‘Disrupsi Politik’ pada tahun depan.

“Ingatkah kita pada disrupsi bisnis, yang terjadi dalam 3 tahun belakangan ini? 2012 saya ingatkan, tidak ada yang percaya bahwa rakyat Indonesia akan mengikuti penggunaan teknologi informasi yang menyebabkan disrupsi bisnis. Demikian juga pada politik, Saya yakin, 2019 akan terjadi disrupsi politik, dimana orang yang menggunakan teknologi informasi akan menang. Apakah kita percaya pada 2012, bahwa Gojek bisa mengalahkan Blue Bird?” pungkas Aburizal Bakrie. (tim liputan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *