KABAR DPD KABAR KADER

Tegas dan Jeli Soroti Permasalahan Pemkab Bogor, Ketua DPRD Ilham Permana Dapat Apresiasi

Pemkab Bogor (net)

kabargolkar.com, BOGOR – Persoalan masa kerja akhir tahun pemerintah Kabupaten Bogor mendapatkan perhatian khusus dari Ketua DPRD, Ilham Permana.

Pasalnya mulai dari Pembangunan Gedung AKD yang harus diprioritaskan, bonus atlet kontingan Porda 2018 yang sampai saat ini tak kunjung di distribusikan, hingga terkatung-katungnya rehabilitasi tahap II gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bogor terancam gagal tuntas tepat waktu.

Terkait Pembangunan Gedung AKD yang harus diprioritaskan, Ilham mengatakan, harus cepat diselesaikan.

Selama ini kan menggunakan ruang paripurna. Dan itu harus bergantian. Kalau gedung ini selesai, maka ruang rapat lebih banyak. Dan tentu pembahasan agenda kita bisa lebih cepat selesai,” kata Ilham beberapa waktu lalu.

Lain lagi, akhir-akhir ini Ilham Permana yang juga Ketua Umum PP AMPG tengah menegaskan terkait tertundanya bonus atlet kontingen Porda 2018 juga Rehab gedung setda yang diperkirakan molor

“Menunggu apa lagi? APBD sudah disahkan. Evaluasi gubernur juga sudah. Harusnya tidak ada alasan lagi menunda-nunda,” ujar Ilham Permana.

Sementara itu, Hasyemi Faqihudin, salah satu aktivis Bogor mengapresiasi Ketua DPRD Kabupaten Bogor yang tegas dan jeli dalam menyoroti setiap persoalan.

Saya kira ini sangat tepat dan tegas, beliau selaku pimpinan DPRD yang memiliki kewenangan dalam hal legislating budgeting controlling mengedepankan tugas tugas tersebut. Selain itu, kelebihannya beliau mampu mengupas polemik yang terjadi. Ini keren dong,” ucapnya, Selasa (25/12).

Bukan hanya itu, kata Hasyemi, hak-hak kemanusiaan yang patut diperjuangan menjadi inti dalam mempertegas setiap masalah.

Saya pun turut prihatin apabila melihat kondisi pasca Porda jabar 2018. Namun hal itu, Ketua DPRD sudah menegaskan juga bahwa hak atlet terutama mereka yang berhasil menyumbangkan medali itu harus segera diberikan. Mereka sudah membawa harum sebagai juara umum sebagai tuan rumah,” jelasnya.

Ia pun sepakat apabila Ketua DPRD memanggil Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bogor. “Saya sangat sepakat apa yang disampaikan Ketua DPRD,” sambung Hasyemi.

Selain itu, dirinya juga menyoroti terkait Rehabilitasi tahap II gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bogor yang menggunakan dana APBD 2018 Rp26,8 miliar yang dikerjakan PT Pangkho Megah kini terancam gagal selesai tepat waktu.

Kemarin saya baca di plang pembangunan proyek tersebut, tercatat kontrak berakhir pada 26 Desember 2018. Nah ini tinggal satu hari lagi. Saya melihat di salah satu pemberitaan Ketua DPRD pun tengah soroti hal ini, semoga apa yang disampaikan dapat direalisakan pemkab. Jika tidak terjadi, mungkin saya dan rekan rekan mahasiswa yang lain akan mengkaji jg secara mendalam,” tutupnya. (rmol

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *