KABAR DPD KABAR PILEG

Tinjau Rumah Warga Miskin, Nurhamim Optimis Bisa Entaskan Kemiskinan

Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim (kiri) didampingi anggota Fraksi Partai Golkar (FPG), Wongso Negoro saat melihat kondisi rumah warga miskin. [foto: BangsaOnline]

kabargolkar.com, GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan DPRD Gresik terus berupaya maksimal mengatasi kemiskinan. Meski grafik menunjukkan jumlah kemiskinan setiap tahun cenderung menurun.

Namun, angka kemiskinan di kota bertabur ribuan industri ini terbilang masih tinggi, dan terbilang kalah dengan daerah lain yang jumlah penduduknya lebih besar. Hingga akhir tahun 2018, tercatat jumlah warga miskin di Kota Pudak ini masih kisaran 168 ribu atau 12,89 persen dari hampir 1,4 juta jiwa.

Sementara daerah tetangga dengan tahun sama, angka kemiskinannya terbilang lebih rendah seperti Kabupaten Sidoarjo yang memiliki 2,2 juta jiwa angka kemiskinan 6,8 persen. Sementara Jombang dan Mojokerto kisaran 9 persen.

Ketua DPRD Gresik H.Ahnad Nurhamim di sela-sela meninjau rumah warga miskin di Desa Gadingwatu dan Dusun Kletak Kecamatan Menganti membenarkan, jika jumlah warga miskin di Kabupaten Gresik masih tinggi. Fenomena kemiskinan saat ini tengah menjadi atensi khsusus Pemkab dan DPRD Gresik untuk mengatasinya.

“Kami saat ini terus berupaya membuat formula untuk mengatasi kemiskinan. Bahkan saking konsennya kita dalam penanangan kemiskinan, program ini kami tempatkan di program prioritas,” sambung Ketua DPD Golkar Gresik ini.

Nurhamim mengungkapkan bahwa masih tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Gresik saat ini masih menempati zona kuning. Tak menutup kemungkinan jika tahun 2019 ini bertambah, maka zona kuning akan naik status menjadi zona merah. Atau, sebaliknya kalau mengalami penurunan, maka bisa masuk zona hijau.

“Tapi, kami optimis dengan upaya maksimal kita angka kemiskinan di Kabupaten Gresik akan terus menurun,” terangnya.

Nurhamim mengaku, bertaburnya ribuan industri di Kabupaten Gresik belum bisa menekan angka kemiskinan di Kabupaten Gresik. Padahal, pemerintah telah berupaya maksimal untuk mengurangi angka kemiskinan bekerjasama dengan para pemilik industri.

“Makanya, perlu dilakukan evaluasi,” jlentreh Caleg Dapil I (Kebomas dan Gresik) ini.

Sementara itu, Kepala Dusun (Kasun) Gadungwatu Kecamatan Menganti, Zaidin menyatakan, jumlah warga miskin di dusun yang dipimpinnya cukup banyak. Ia sudah berupaya maksimal untuk meminta bantuan pemerintah dan DPRD dalam mengentas kemiskinan warganya. Baik melalui program bedah rumah, maupun program lain yang bisa meningkatkan taraf hidup warga tersebut.

“Mudah-mudahan pemerintah ada solusi untuk mengatasinya,” pungkas Zaidin. [BangsaOnline]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *