KABAR DPD KABAR KADER

Vani Tambajong: PLT Golkar Kaltim Perlu Dievaluasi

golkar kaltim

Vani Tambajong, kader Partai Golkar Kaltim (kabargolkar.com)

kabargolkar.com, BALIKPAPAN – Sejak Desember 2017, DPP Partai Golkar resmi menunjuk Andi Sofyan Hasdam sebagai pelaksana tugas DPD Partai Golkar Kaltim berdasarkan Surat Keputusan DPP Partai Golkar Nomor: KEP-264/DPP/GOLKAR/XII/2017 Tentang pemberhentian dan penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kaltim.

Saat itu waktu pelaksanaan Musdalub Golkar Kaltim menjadi teki teki. Lalu, angin segar berhembus. Rencana pelaksanaan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) DPD Golkar Kaltim akan segera diputuskan waktu pelaksanaannya pada rapat seluruh pengurus DPD tingkat kabupaten dan kota wilayah Kalimantan Timur. Hal itu terungkap pada Senin 5 Maret 2018 setelah ditunjuknya Mukhtarudin sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Partai Golkar Kaltim yang baru oleh DPP Golkar.

Itulah sekelumit perjalanan panjang Golkar Kaltim yang tanpa memiliki nahkoda setelah Rita Widyasari tersangkut masalah hukum.

Menanggapi hal terkait Musdalub Golkar Kaltim, kader Partai Golkar Kaltim Vani Tambajong memberikan komentar. Kepada kabargolkar.com, Jumat (14/12/2018), Vani mengatakan bahwa jabatan PLT itu hanya mengantar pelaksanaan Musdalub namun dari berbagai pertimbangan termasuk waktu tak harus diulur sampai hampir setahun.

Lebih lanjut, Vani mengutarakan bahwa DPP Partai Golkar harus mengevaluasi peran dan tugas PLT yang selama ini secara estafet digulir hingga 2 kali tanpa memperlihatkan perkembangan apa kerjanya dan hasil dari penunjukan PLT tersebut.

“DPP Golkar harus tegas mengevaluasinya. Demikian pula DPD II sebagai Kaltim turut pula memberikan evaluasi yang terukur. Jika tidak memiliki kinerja yang baik, sebaiknya diganti saja dengan kader Golkar Kaltim yang benar benar memiliki kemampuan memimpin dan mengatur organisasi. Saya menilai PLT saat ini kurang tepat. Sebab terkait kesibukannya sebagai caleg DPR-RI Dapil Kalteng, apa mungkin dapat mengurus Kaltim?” ujar Vani.

Kader Partai Golkar ini mempertanyakan keputusan DPP yang sampai saat ini terkesan tak melihat kekeliruannya menunjuk sosok PLT. “Coba dibaca SK-nya, apa tugas PLT? Jadi jelas butuh evaluasi DPP Golkar,” sambung Vani.

Sebagaimana diketahui, Golkar gagal dalam Pilkada Kaltim yang bergulir pada medio 2018 lalu. Jadi, memang beralasan bila kader seperti Vani Tambajong yang rutinitas aktivitas sebagai pekerja partai prihatin kondisi ketidakjelasan nahkoda Golkar Kaltim hasil Musdalub. (kontributor)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *