KABAR GOLKAR

Visi Balikpapan Jadi ‘New Bali’, Golkar Minta SDM Pariwisata Ditingkatkan

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah memaparkan materi pentingnya sumber daya manusia untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kaltim. (tribun)

kabargolkar.com – Alam Kaltim kaya sumber pariwisata. Biodiversity lengkap, pantai dan sungai yang indah, menjadi daya tarik tersendiri. Kompetensi sumber daya manusia (SDM) di semua lini perlu ditingkatkan untuk menjadikan Kaltim lebih siap menerima banyak wisatawan, salah satunya lingkungan bandara sebagai kesan pertama wisatawan datang, dan pulang ke daerah.

Hal inilah yang mendasari Kementerian Pariwisata RI menggelar “Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan di Lingkungan Angkasa Pura 1,” Rabu (19/9) di Hotel Grand Tjokro Balikpapan. Pelatihan diikuti 200 orang stakeholder Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS), terdiri dari customer service, petugas keamanan, porter bandara, taxi driver, pramuniaga toko, dan cleaning service.

Hadir dalam acara ini GM PT Angkasa Pura Farid Indra Nugraha, Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Riwud Mujirahayu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Balikpapan Oemy Facesly, dan dan keynote speaker Hetifah Sjaifudian, Wakil Ketua Komisi X DPR RI.

Farid Indra Nugraha mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, bandara sebagai garda terdepan menjadi faktor terpenting penunjang pariwisata kita. “Peran kita untuk mengoptimalkan pelayanan sebagai garda terdepan pariwisata. Misalnya security harus ada senyum, tingkah laku baik”, jelasnya.

Sementara, Riwud Mujirahayu menyampaikan target wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia pada 2019 mencapai 20 juta. Masih banyak pekerjaan rumah (PR) kita untuk mengoptimalkan potensi dari semua lini.

“Ini adalah salah satu kesempatan untuk menarik turis. Balikpapan diharapkan jadi New Bali. Temen-teman di lingkungan bandara, akan membantu para wisatawan untuk mendapatkan kesan yang baik,” paparnya.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyampaikan tiga top program prioritas Kemenpar yaitu: digital dan milenial tourism, homestay desa wisata, dan aksesibilitas udara. Penerbangan menjadi inti karena wisatawan terutama dari mancanegara akan datang melalui bandara. Demikian halnya kualitas SDM di bandara juga sangat penting.

“Kesan pada saat pertama mendarat, dan pada saat akan take off pulang, itu akan dibawa pulang dan membekas,” paparnya.

Lebih lanjut politisi Partai Golkar ini menjelaskan, SDM mempunyai peran penting dalam memajukan sektor pariwisata.

“Wisata yang indah tidak akan ada artinya jika tidak didukung pengembangan SDM kepariwisataan. Hal ini erat kaitan dengan pelayanan, sikap, perilaku, sopan santun,” tandasnya.

sumber berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *