KARYA KEKARYAAN

Wabendum AMPG: Tuntutan Munas Golkar Lebih Bersifat Personal

kabargolkar.com, JAKARTA – KPU RI menetapkan hasil perolehan suara setiap partai politik peserta pemilu. Wakil Bendahara Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Ahmad Irawan mengatakan, hasil yang dicapai oleh Partai Golkar pada pemilu 2019 direspon beragam oleh internal Partai Golkar.

“Banyak yang melihat hasil yang diraih tersebut sebagai prestasi. Namun, ada juga suara-suara yang mengatakan prestasi Golkar menurun sehingga Airlangga Hartarto harus bertanggungjawab selaku Ketua Umum Golkar dan menuntut segera dilaksanakannya Munas Golkar,” kata Irawan di Jakarta, Senin (27/5).

Akibatnya, gelombang tuntutan untuk dilaksanakan Munas Golkar mencuat. Menurutnya, aspirasi dan tuntutan tersebut tidak patut dan tidak layak disampaikan karena tahapan pemilu 2019 belum selesai.

Ia menjelaskan, saat ini pemilu belum selesai dan baru memasuki tahapan sengketa hasil pemilu DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota serta sengketa hasil pemilu Presiden dan Wakil Presiden di Mahkamah Konstitusi. Sehingga fokus partai harus diarahkan ke tahapan tersebut sebagai bentuk tanggungjawab partai dan dukungan moral untuk menjaga hak-hak partai.

“Di bulan Ramadhan ini lebih baik mengendalikan nafsu mendorong penyelenggaraan Munas Partai Golkar atau menjadi Ketua Umum Golkar,” ujar dia.

Mengenai hasil pemilu, yang mengecewakan para kader, ia mengajak seluruh komponen dan kader Partai Golkar melakukan evaluasi serentak. Terlebih, jika kesimpulan itu bersifat tunggal menempatkan Ketum Golkar Airlangga Hartarto sebagai sebab.

“Kesimpulan tersebut bernuansa personal. Padahal, hasil yang dicapai Golkar pada pemilu 2019 merupakan hasil kerja kita bersama,” ujar Irawan. (indonesiainside)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *