DPP KABAR PILEG

Wujudkan Golkar Bersih, Mekeng Ingatkan Caleg Golkar Jangan Main Proyek

Ketua Korbid Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia Timur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Melchias Markus Mekeng ketika bersama Relawan Mekeng di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) di Gedung OMK Keuskupan Larantuka, Senin (21/1). [foto: istimewa]

kabargolkar.com, LARANTUKA –¬†Demi mewujudkan semboyan Golkar Bersih, Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia Timur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Melchias Markus Mekeng mengingatkan para Calon Anggota Legislatif (Caleg) Partai Golkar agar mencukupi diri dengan gaji dan tidak boleh bermain proyek dengan pemerintah.

“Setelah terpilih menjadi anggota DPRD dan DPR RI, hidup dari gaji saja, jangan minta-minta proyek ke pemerintah. Jjika main proyek, maka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap angkut,” tegas Mekeng ketika berbicara di hadapan ratusan kader Partai Golkar Flores Timur dalam acara Rapat Koordinasi (Rakor) dan Konsolidasi Pemenangan Pemilu Partai Golkar Kabupaten Flores Timur di Aula OMK Keuskupan Larantuka, Flores Timur, Senin (21/1).

Ketua Komisi XI DPR RI ini juga mengingatkan jajaran Pimpinan DPRD dari Partai Golkar agar jangan ada negosiasi liar untuk memperkaya diri dari proyek pemerintah.

“Jangan ada nego dengan Pemerintah Daerah (Pemda), jika saya ketok palu untuk mengesahkan program yang penting kasih uang, itu tidak boleh. Sudah ada bukti di mana-mana seluruh DPRD-nya diangkut KPK karena main proyek. Saya minta supaya hidup dari gaji anggota DPRD,” lanjut Mekeng.

Dia juga menegaskan, penegak hukum di Indonesia tidak pernah tebang pilih dalam menangani kasus korupsi dan siapapun akan ditindak.

“Saya dipanggil berkali-kali menjadi saksi karena memang jabatan saya. Lalu saya beri keterangan, bukan karena saya terlibat korupsi. Kita semua wajib datang ketika memberikan kesaksian, dan bukan berarti kita terlibat,” katanya.

Dia menambahkan, bersih adalah tekad Golkar sehingga seluruh kader Partai Golkar diwajibkan untuk menjaga nama baik partai.

“Saya jadi ketua Fraksi Golkar di DPR dan pertama kali dana optimalisasi ke Partai Golkar dikembalikan untuk menangani gempa dan menjadi visakl. Saya kirim langsung surat ke presiden dan KPK, setelah Fraksi Partai Golkar diikuti partai lain,” ujarnya.

Ketua DPD II Golkar Flores Timur, Ignasius Boli Uran mengungkapkan, ia bersama seluruh jajaran Partai Golkar Flores Timur bertekad menjaga wibawah partai di mata publik.

“Kami merasa terhormat dengan karya-karya besar yang ditorehkan Pak Melky Mekeng di Flotim. Kami tetap menjaga agar citra Partai Golkar tetap baik di mata publik,” tandas Ignasius Boli. [*]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *