KABAR DPD Kabar Pemilu KABAR PILEG

ZA Inginkan ‘Kursi Gemuk’ di Dapil Jatim

Ketua DPD Golkar Jawa Timur (Jatim), Zainuddin Amali. [istimewa]

Kabargolkar.com, LAMONGAN – DPD Partai Golkar Jawa Timur (Jatim) memulai start untuk memanaskan mesin politiknya di pemilu 2019 dengan menggelar konsilolidasi pemenangan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, di kantor DPD Golkar Lamongan, Jatim, Sabtu (24/11) malam.

Zainuddin Amali selaku Ketua DPD Golkar Jatim datang secara khusus beserta rombongan dari jajaran pusat dan provinsi. Kedatanganya ini guna memastikan partainya agar mendongkrak suara partai, terlebih di zona pantura di Jatim ini untuk Pemilu 2019 di Pileg serentak DPRD tingkat kabuptaen/kota, provinsi, maupun nasional.

“Kita sudah mengukuhkan Bappilu di beberapa daerah termasuk Lamongan. Kita juga sudah bisa membuktikan mampu mendobrak mitos terkait Pilgub Jatim tahun 2017. Kita mampu memenangkan dan memecahkan mitos,” tegas Zainuddin Amali.

Ia menambahkan, ini adalah pencapaian yang membuat Golkar Jatim semakin yakin dan optimis. ”Saya juga meminta kepada anggota DPR RI supaya mampu lebih memaksimalkan untuk mendapatkan kursi gemuk,” tuturnya.

Menurut Za-sapaan akrabnya, untuk Pileg di tingkatan DPRD kabupaten/kota secara hitungan pihaknya memiliki kekuatan kursi 20 persen. Hal tersebut dapat diartikan saat Pilkada golkar Jatim dapat menentukan nasibnya sendiri dan tidak bergantung pada belas kasihan orang lain.

“Saya ingin Partai Golkar di Lamongan ke depan bisa mencalonkan kepala daerah. Saya optimis Caleg DPRD Lamongan bisa meningkatkan kursi, kita sudah punya modal enam kursi. Syaratnya, kerja kita tidak boleh tabrakan harus terprogram,” beber Za di depan ratusan kader Golkar di agenda Konsolidasi Organisai Pemenangan Pilpres dan Pileg 2019.

Za yang juga menjabat sebagai anggota Komisi II DPR RI yang membidangi Pemerintahan Dalam Negeri & Otonomi Daerah, Aparatur & Reformasi Birokrasi, Kepemiluan, Pertanahan lebih jauh menjelaskan, untuk pusat pihaknya sudah punya hitungan dengan target 110 kursi untuk menstabilkan pemerintahan saat ini.

“Insya Allah Jokowi terpilih kembali, dengan perhitungan itu Golkar mampu menjadi partai untuk menstabilkan pemerintahan nantinya,” terangnya.

Untuk itu, Za mengimbau supaya dengan sistem penghitungan Pemilu saat ini, raihan kursinya yang disebutkannya harus mendapatkan kursi gemuk, sebab dengan cara sistem konversi penghitungan suara saat ini harapan itu tetap ada.

“Kita optimis masih bisa dapat satu untuk DPR RI dan kemungkinan dapat 2 kalau kursinya gemuk,” katanya.

Za menuturkan, untuk di kursi Provinsi Jatim, delapan kursi yang diperebutkan bukanlah hal yang sulit. Karena menurutnya, Partai Golkar dapat merebut dua kursi dengan segala perhitungan.

“Untuk provinsi kita butuh dua kursi karena kita mau mayoritas DPD Jatim meningkat. Hasil survey bulan Oktober, kita berada di tingkat ketiga, sehingga Bappilu Provinsi Jatim juga berani menaikkan target,” lanjutnya.

Za menambahkan, sebagaimana diketahui pada Pilgub Jatim 2017, partai berlambang pohon beringin ini mengusung dan memenangkan Khofifah dan Emil Dardak. ”Sekarang komitmen kita adalah mengawal Pemprov Jatim untuk stabil, ” terangnya.

Za memberikan catatan kepada seluruh kadernya terkait larangan keras menjelekkan, memfitnah, dan membunuh karakter di antara caleg Golkar. Dia menegaskan caleg Golkar harus guyub rukun untuk berjuang dan ini akan kita pantau.

“Lawan kita adalah caleg di luar Golkar, bukan sesama Gaolkar. Saya mendengarkan ada gejala menjelekkan dan memfitnah Khofifah. Adanya Bappilu ya fungsinya juga untuk menghindari dan mengantisipasi munculnya gejala itu,” tegasnya.

Sebagai catatan, untuk pengurus Golkar soal dukungan administrasi harus di berikan. “Siapapun yang membutuhkan administrasi untuk ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan lembaga lain untuk kelengkapan administrasi harus di fasilitasi. Jangan di larang-larang, karena semua diperlakukan dan diberi akses yang sama untuk kemenangan Golkar,” pungkasnya. [harianbhirawa]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *