Kabar Golkar

Kepengurusan Golkar Bali Disahkan DPP Golkar

Oleh · · Kabar Daerah

Sugawa Korry
Sugawa Korry

kabargolkar.com, DENPASAR - Formasi Kepengurusan DPD I Golkar Bali berkekuatan 85 orang dengan komposisi kombinasi kader senior dan kader milenial. Kepengurusan DPD I Golkar Bali masa bakti periode 2020-2025 secara resmi disahkan DPP Golkar. Kepengurusan hasil Musda Golkar Bali di Hotel Prime Plaza, Sanur, Denpasar Selatan pada, 24 Februari lalu tersebut kini menunggu perintah DPP Golkar untuk konsolidasi di tingkat DPD II Golkar Kabupaten dan Kota.

Kabinet DPD I Golkar Bali di bawah pimpinan Sugawa Korry ini adalah kabinet rekonsiliasi pasca Golkar Bali diterpa badai setelah pemberangusan 6 Ketua DPD II Golkar Kabupaten oleh Plt Ketua DPD I Golkar Bali, Gede Sumarjaya Linggih alias Demer. Dalam kabinet yang disahkan ini kader yang diberangus pun diakomodir sebagai cermin rekonsiliasi.

Ketua DPD I Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry, di Denpasar, Sabtu (25/4) mengatakan kepengurusan DPD I Golkar Bali sudah disahkan DPP. Namun untuk konsolidasi lanjutan ke bawah masih menunggu keputusan dan instruksi DPP Golkar. 

Sugawa mengatakan tidak ada batas waktu yang ditetapkan DPP untuk konsolidasi mesin partai di DPD II Golkar kabupaten/kota. "Hari ini pengesahan kepengurusan DPD I Golkar Bali sudah oleh DPP. Hanya saja untuk konsolidasi lanjutan ke bawah untuk DPD II kita tunggu keputusan DPP Golkar, " ujar Sugawa Korry.

Kata dia, salah satu instruksi DPP Golkar setelah pengesahan susunan kepengurusan DPD I Golkar Bali yang dinahkodai Sugawa Korry dan Sekretaris DPD I Golkar Bali, Made Dauh Wijana, tersebut harus gerakkan mesin partai ke tingkat bawah. Karena pelaksanaan Pilkada yang akan berlangsung pada 9 Desember 2020 mendatang. Hanya saja di tengah situasi pandemi Covid-19 ini instruksi tersebut belum diputuskan DPP.

"Sementara ini kita gerak untuk membantu masyarakat urusan penanganan Covid-19 dulu. Sementara untuk penguatan mesin partai dengan Musda belum ada instruksi resmi. Tetapi kita sudah siapkan ketika nanti DPP sudah perintahkan resmi," ujar politisi asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng ini.