kabargolkar.com, KARANGASEM - Musda Golkar Karangasem yang rencananya digelar 20 Agustus 2020 mendatang, dipastikan tidak akan ada beriak seperti musda tahun lalu. Itu terjadi karena semua kader partai Bringin sedang semangat-semangatnya membangun soliditas di tengah persiapan menghadapi Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.
Sinyal Musda Golkar Karangasem agan berjalan adem, tercermin dari sikap politik Wakil Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi. Kepada wartawan media ini, Senin 10 Asgustus 2020, dia secara tegas menyatakan lebih mengutamakan membangun soliditas kader partai ketimbang harus berebut posisi Ketua.
“Pilkada sudah di depan mata, membangun dan menjaga soliditas kader partai lebih penting daripada harus berebut untuk mendapatkan posisi Ketua,” ucapnya.
Sikap melunak Sumardi itu bukan berarti dia menyerah. Tapi, sepanjang Plt Ketua DPD Golkar Karangasem I Gusti Ngurah Setiawan tidak maju dalam Musda nanti, dia akan berfikir ulang untuk ambil langkah maju.
“Kalau Pak Plt maju, saya pastikan tidak akan maju. Sebaliknya, kalau Pak Plt memutuskan tidak maju, dan kader paratai mengingkan saya siap untuk mengambil tugas ini,” ucapnya
Menjadi kader partai, kata Sumardi tidak semata- mata harus merebut kekuasan dan kedudukan serta jabatan. Karena itu saat ini dia lebih fokus untuk menjalankan tugas partai di DPRD Karangasem .
“Intinya saya selalu tunduk dengan perintah partai dan siap ditugaskan dimana saja. Untuk saat in biarkan saya lebih focus dengan tugas-tugas di DPRD,” ujarnya.