kabargolkar.com, KUNINGAN - Ketidakharmonisan Bupati Kuningan dan Wakilnya mendapat tanggapan dari Sekretaris DPD Golkar Kuningan, Rukdi W Santana. Rukdi menilai, sebagai pemimpin sudah sepatutnya untuk memberikan contoh kepada masyarakat. Terlebih lagi saat ini pemerintah dan masyarakat Kuningan masih disibukkan dalam hal penanganan pandemi Covid-19 yang belum kunjung usai.
"Menurut saya sangat disayangkan. Apabila terjadi hal demikian, masyarakat Kuningan tentunya akan sedih bila ketidakharmonisan ini benar-benar terjadi. Karena ketika Pilkada kemarin masyarakat berharap dan menitipkan amanahnya kepada Pak Acep-Ridho," ucap Udit sapaan akrabnya.
Bagaimanapun mereka, kata Udit, adalah pemimpin. Dan tentunya mereka sudah sangat paham betul dengan tugas dan tanggung jawab dalam mewujudkan visi misi Kuningan, tidak mungkin hal itu terjadi serta jangan sampai berlarut-larut.
Udit menambahkan, Partai Golkar siap menjadi mediator dalam hal ini. Pasalnya Partai Golkar bagian partai pendukung pemerintah. "Ya kita siap tentunya, karena kan kita itu partai pendukung pemerintah, kalau ada kesempatan kita siap. Kapan saja kita siap," jelas mantan sekdis PUPR itu.
Udit menegaskan, pemimpin harus bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakatnya, terutama harus jadi panutan birokrat. Yang mana birokrat sebagai ujung tombak dalam merealisasikan program kerja.
"Di masa pandemi sekarang sangat diperlukan adanya kebersamaan, gotong royong dan sinergitas untuk bisa cepat keluar dari masa krisis karena pandemi. Belum lagi untuk memulihkan ekonomi masyarakat, inilah yang harus dilakukan bersama-sama,” pungkasnya.