kabargolkar.com, BANDA ACEH - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Aceh merinci jumlah kecamatan yang sudah menggelar musyawarah cabang (muscab). Dimana hingga kini, secara persentase sudah mencapai 87,6 persen atau 252 kecamatan dari 289 kecamatan Se-Aceh.
"Sebenarnya kalau tidak terganggu wabah Covid-19, di September sudah mencapai angka 90 persen," kata Wakil Sekretaris Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) Partai Golkar Aceh, M Taufik Almusawar, yang menghubungi AJNN, Rabu (6/10) malam.
Kata Taufik, bahkan ada kecamatan yang sudah membentuk pengurus gampong. Dimana para pengurus gampong tersebut nantinya akan diaudit yakni KTA, alamat dan nomor telepon. Baca Juga Vaksinasi Pelajar MA di Pidie dan Pijay Sudah Capai 21 Persen Lebih.
"Jadi KTA Golkar itu berbasis NIK, sesuai dengan verifikasi KPU. Karena KPU nanti verifikasi melalui KTP elektronik," jelas Taufik.
Selain itu, ia juga menjelaskan kegiatan Partai Golkar juga sudah menggeluarkan Juklak 02 tahun 2020 tentang musyawarah partai, musyarawah kecamatan dan gampong, dan rapat-rapat. Artinya setiap kegiatan yang sistemnya musyawarah harus berpedoman pada juklak tersebut.
"Kemudian DPP juga mengeluarkan audit organisasi PO Nomor 04 tahun 2021. Dimana pada Desember 2021, akan dilaksanakan di semua level," ungkapnya.
Ia juga memastikan bahwa tidak ada kemunduran selama TM Nurlif memimpin Partai Golkar Aceh. Malah ia mengklaim lari kencang, dimana hampir setiap hari selalu mendapatkan perintah dari DPP yang harus dilakukan dan diteruskan ke tingkat DPD II.
"Besok (hari ini) kami rapat koordinasi teknis (rakornis) bidang OKK dan pemenangan pemilu melalui zoom," ujarnya Kemudian, sebelumnya juga menggelar rapat koordinasi bidang media dan pengalangan opini untuk sosialisasi calon presiden dari Golkar.
Ada juga Koordinasi Badan saksi nasional, rapat koordinasi AMPG, dan KPPG. "Justru di bawah komando Nurlif, Golkar terus melaju. Musda kab/kota sudah selesai dilaksanakan dari bulan Juli s/d oktober 2020, dan sudah terbentuk pengurus di seluruh kab/kota," ungkap Taufik.
Taufik juga memastikan kalau TM Nurlif selalu ada di Kota Banda Aceh, kemudian pada saat rapat dan takziah selalu hadir. Artinya tidak benar Nurllif selalu di luar daerah, kalau pun ada paling cuma sebentar.
"Ada di Banda Aceh dan sudah punya tempat tinggal di Banda Aceh," tegasnya.
Saat ini, Partai Golkar Aceh juga sedang merekrut anggota baru serta pendataan keanggotaan partai. Apalagi Golkar Aceh sudah diberikan slot oleh DPP untuk mencetak KTA. "Di Oktober kami menyusun fungsionaris partai di semua tingkatan. Fungsionaris itu harus 200 persen dari jumlah kursi DPR kalau tingkat provinsi," jelasnya.
"Kalau sudah disusun kemudian akan dilakukan orientasi fungsionaris untuk mengarahkan kerja-kerja fungsionaris," tambah Taufik.
Di bidang kesehatan, Taufik juga mengungkapkan Partai Golkar Aceh akan membentuk Yellow Clinic, yakni klinik untuk masyarakat, dan harus terbentuk seluruh Indonesia.
"Kalau vaksinasi sudah dua kali, tingkat DPD II yang sudah melakukan kegiatan vaksin sampai saat ini Lhokseumawe, Pidie, Sabang, Langsa. Aceh Barat akan segera menyusul," kata Taufik.