Warga Marancar Tapsel Dukung Kader Partai Golkar Di Pemilu 2024
Oleh Bambang Soetiono · · Kabar Daerah
“Kenapa fokus di Tapsel ? Karena pada Pileg 2019 hasil perolehan suara saya lebih banyak di Tapsel. Kemudia dari 15 kecamatan se Tapsel, persentase suara saya paling tinggi di Kecamatan Marancar,” jelas SQ.
Diterangkannya, perolehan suara di Dapil 7 pada Pileg 2019 sekitar 23.500 suara dan 14.500 di antaranya berasal dari Tapsel. Kemudian dari 5.406 suara sah Pileg se Kecamatan Marancar, Golkar meraih 2.531 suara atau 46,82persen. Syamsul Qamar meraih 1.891 suara atau 74,71 persen dari suara Golkar itu.
“Saya sengaja minta Bapak Pembangunan Tapsel yaitu Bupati dua periode Syahrul Pasaribu ikut dalam reses ini. Selain mengobati rasa rindu rakyat ke pemimpinnya, juga agar reses ini lebih bermakna. Beliau kenal betul seluk beluk Tapsel apalagi Marancar ini,” ujar Syamsul
Wakil Ketua Bidang Organisasi Partai Golkar Sumut ini mengakui, banyak pembangunan yang telah diwujudkan Syahrul Pasaribu di Tapsel. Sehingga Tapsel sudah berobah dan lebih maju dibanding daerah lainnya.
Sementara Syahrul M. Pasaribu pada kesempatan itu mengatakan, sejak pertama ia terpilih menjabat Bupati Tapsel, Syamsul Qamar telah banyak membantunya. Seperti membenahi BUMD dan mereka diawal memiliki komitmen untuk bersama-sama membangun Tapsel.
Kepada Syamsul Qamar, diminta Syahrul agar maksimal memperjuangkan aspirasi yang diserap pada reses ini. Termasuk perawatan Jalan Provinsi ruas Sipenggeng – Marancar – Sipirok yang diperjuangkannya sejak tahun 2006 ketika anggota DPRD Sumut.
Tahun 2012 ketika menjabat Bupati Tapsel periode pertama, barulah status jalan kabupaten itu berhasil diperjuangkannya menjadi Jalan Provinsi. Tak lupa putra daerah Marancar itu berterimakasih ke SQ, rekannya di Golkar yang tidak lupa sejarah dan apalagi melupakan warga yang mendukungnya pada Pileg 2019.
Terkait pembangunan yang telah terwujud selama 10 tahun ia menjabat Bupati Tapsel, Syahrul yang kini Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Sumut itu mengatakan, biarlan rakyat dan bumi Tapsel yang menilainya.
Mengenai pola pembangunan Tapsel dan khususnya Marancar, politisi Partai Golkar ini menerapkan pola pembangunan yang partisipatif dan kolaboratif dengan semua stakeholders termasuk dengan pemerintah atasan di provinsi dan pusat.