Kabar Golkar

Ikuti Arahan Ketua Golkar Jabar, Bacaleg HZM: Insyallah Kota Bekasi dapat 2 Kursi untuk DPRD Jabar

Oleh · · Kabar Daerah

Gredit Photo / Istimewa
Gredit Photo / Istimewa

Kabargolkar.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat mendaftarkan 120 calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Jawa Barat ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat di Jalan Garut No 11 Bandung, Jumat (12/5).

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Tubagus Ace Hasan Syadzily menjelaskan, pendaftaran caleg ini juga diikuti secara serentak oleh DPD Partai Golkar kabupaten dan kota se-Jawa Barat.

"Kami meminta doa dan dukungan seluruh masyarakat, terutama di Jawa Barat untuk kemenangan Partai Golkar pada Pemilu 2024 yang akan datang," kata Ace Hasan dalam keterangannya kepada media.

Kang Ace, sapaannya, memastikan balaceg yang didaftarkan sudah melalui berbagai proses mekanisme yang ditentukan. Mekanisme dilakukan secara terbuka sesuai dengan kriteria dan penilaian selektif yang dilakukan tim sinkronisasi.

"Mereka inilah (tim sinkronisasi) yang sekarang mengantarkan pendaftaran ke KPU Jabar," tambahnya.

Dari 120 bacaleg yang didaftarkan, 85 bacaleg merupakan laki-laki dan 35 bacaleg perempuan.

"Menurut ketentuan Undang-undang, ini sudah memenuhi persentase 30 persen kuota perempuan," katanya.

Kemudian dari total bacaleg yang didaftarkan, 26 di antaranya merupakan anak muda. Lalu sebanyak 44 orang berusia 41-50 tahun, usia 51-60 tahun ada 34 orang, dan di atas 60 tahun ada 16 orang.

Selain itu, komposisi bacaleg juga tidak hanya dari agama Islam saja, melainkan nonmuslim pun dirangkul.

"Atas dasar itu Insya-Allah kami optimis Jawa Barat bisa melampaui target 20 persen suara atau 25 kursi DPRD Provinsi," tutupnya.

Mengikuti arahan Ketua DPD Golkar Jawa Barat tentang perolehan target suara dan kursi untuk bacaleg DPRD Provinsi Jabar dari daerah pemilihan Kota Bekasi dan Kota Depok, Bacaleg Golkar H. Zainul Miftah menargetkan perolehan 2 kursi.

"Dari Kota Bekasi Insya Allah yakin bisa dapat 2 Kursi untuk DPRD Provinsi Jabar," ujar bang HZM dalam keterangannya.

Dimana baik Kota Bekasi dan Kota Depok jika dikerjakan dengan penuh kekuatan dan saling menguatkan, bukan saling menjatuhkan sesama caleg, sehingga jangan sampai ada suara yang diambil partai lain, maka kita mesti komitmen, solid, kompak dan terukur.