Kabargolkar.com - DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung menggelar diskusi dersama 9 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Kabupataen Bandung dan para Ketua PK Partai Golkar di daerah pemilihan 6 yaitu Kecamatan Baleendah, Ciparay, Kertasari, dan Kecamatan Pacet, yang berlangsung di Masjid Al- Karomah Ciparay pada Rabu (19/7/2023).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung, H.Sugianto, Ketua Dewan Pembina DPD Partai Golkar, Dadang M. Naser, Ketua PK Partai Golkar se-Dapil 6 dan 9 Bacaleg serta .
Usai Diskusi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung, H. Sugianto, mengatakan kegiatan ini secara umum kita melakukan silaturahmi dan perkenalan para Caleg khususnya untuk Dapil 6.
“Kegiatan ini yang pertama untuk membangun soliditas, membangun kekompakan, dalam rangka persiapan pemenangan Golkar di Pemilu 2024 nanti. Sebab kami yakin, kami percaya, bahwa salah satu kemenangan Golkar itu harus kita kompak dan bersama-sama, tidak boleh ada conflict of interest di internal Partai Golkar sendiri, tapi justru semangatnya adalah bagaimana cara memenangkan Golkar,” ungkapnya.
Politisi Partai Golkar ini pun menuturkan ada dua pokok utama yang dibahas dalam kegiatan tersebut, yakni pertama yakni mengatur struktur untuk mensosialisasikan para Caleg dari Partai Golkar untuk Dapil 6, dan kedua, menggerakan seluruh Caleg untuk untuk turun hingga ke akar rumput untuk memenangkan Partai Golkar di Pemilu 2024.
“Turun secara langsung bertemu dengan para konstituen atau calon pemilih, sehingga nanti Golkar ini arah kemenangannya sudah jelas, perhitungannya sudah jelas. Karena kita sudah melaksanakan sistem di dalam Partai Golkar ini agar Pemilu kita nanti bisa memenangkan kembali di 2024, ujarnya.
Adapun target jumlah kursi pada Pemilu 2024 berdasarkan hasil amanat dari Rakerda, targetnya adalah 25% perolehan suara dengan asumsi 14 kursi di DPRD Kabupaten Bandung.
H. Sugianto berharap para Caleg untuk senantiasa bangun kekompakan, sportivitas untuk bergerak di lapangan, tidak boleh ada conflict of interest di antara sesama Caleg Partai Golkar, tapi justru harus saling mengisi kekurangan masing-masing. Ia pun berharap masyarakat menggunakan hak suaranya sebaik mungkin untuk Pemilu 2024.
“Masyarakat gunakan hak pilih pada waktunya, karena kita sebagai warga negara tentu nanti secara hukum tata negara kita akan memberikan amanat kepada Caleg-caleg terpilih, sehingga nanti kebutuhan-kebutuhan masyarakat ini bisa diakses melalui para wakil rakyat tersebut”, tutupnya.
Ditempat yang sama, Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kabupaten Bandung Dadang M. Nasser, kegiatan diskusi yang dilaksanakan untuk memperkuat tali silaturahmi sekaligus menyiapkan Caleg-caleng berkualitas dari Partai Golkar untuk menghadapi Pemilu 2024.
“Tentu ini hal yang baik, dimana teman-teman, para kandidat ini tadi sudah menyampaikan visi misinya untuk sama-sama seiringan, seia sekata, guyub, kompak, sauyunan, sabilulungan dalam memberikan pencerahan, memberikan edukasi politik terhadap para konstituen/para calon pemilih di masing-masing wilayahnya supaya sinkron seluruh kandidat bergerak bersama-sama sesuai pemetaan politik yang sudah dilakukan teman-teman PK dan PD. Semua ini langkah yang strategis untuk kemenangan partai Golkar dimasa yang akan datang,” ucapnya.