Mahasiswa Pertanyakan Golkar Labuhkan Pilihan Cawapres ke Gibran, Begini Jawaban Sarmuji
Oleh NINDY · · Kabar Daerah
Kabargolkar.com - DPD Partai Golkar Jawa Timur menerima kunjungan 100 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (Uinsa). Mereka datang ke Golkar dengan diantar salah satu dosen Pembimbingnya Dr. Andi Suwarko, S.Ag, MSi. Pada momen tersebut, mahasiswa sempat mempertanyakan soal keputusan Golkar mendukung Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres Prabowo Subianto.
Ketua Golkar Jawa Timur, Muhammad Sarmuji, menerima langsung kunjungan para mahasiswa FISIP UINSA tersebut. Sarmuji sangat terbuka atas kedatangan para mahasiswa FISIP UIN Sunan Ampel Surabaya di kantornya. Apalagi, terjadi diskusi yang menarik terutama terkait dinamika Pilpres 2024, yang mana Golkar mengusung Prabowo-Gibran.
"Tadi diskusinya cukup panjang dan cukup menarik karena keingintahuan mereka tentang dinamika politik pasca pendaftaran capres-cawapres," kata Sarmuji yang kutip melalui detik.com pada Selasa (31/10/23).
Sarmuji menjelaskan, dalam diskusi tersebut banyak menyangkutkan pembicaraan antara politik idealis dengan realita politik. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI ini menjabarkan di hadapan para mahasiswa UINSA bahwa politik sebagaimana yang diistilahkan oleh filosof Yunani adalah kebajikan umum paling tinggi.
"Politik disebut sebagai kebajikan umum paling tinggi karena hanya melalui politik urusan masyarakat bisa dikelola. Kita bisa berprofesi apa saja, tetapi kebijakan publik yang menyangkut orang banyak dihasilkan melalui politik," jelasnya.
Diskusi kemudian berkembang hingga menyikapi keputusan Partai Golkar yang menjadi partai pertama yang mendeklarasikan Gibran sebagai cawapres. Sarmuji menyebut, ada hal mengejutkan terkait respons mahasiswa.
"Ternyata tidak ada sikap antipati dari mahasiswa terhadap Gibran. Mereka bertanya apa alasan Golkar mengusung anak muda? Tentu kami jabarkan bahwa salah satu alasan Golkar ialah agar terjadi regenerasi kepemimpinan, karena selama ini anak muda jarang sekali mendapat panggung di level politik tertinggi, dalam hal ini konteksnya Pilpres," bebernya.
Tag: Golkar, Sarmuji, Prabowo Gibran