Usai Penetapan Daftar Calon Tetap, Pileg 2024, Persaingan Dapil NTB Kian Ketat
Oleh NINDY · · Kabar Daerah
Ihsan berpesan, para caleg DPR RI harus mulai memasang kuda-kuda yang cukup kuat. Mereka, menurut Ihsan harus punya tim yang solid dan tentu logistik (uang) yang prima.
Terpisah, salah seorang caleg DPR dari Partai Gerindra, Rannya Agustyra Kristiono mengaku siap bertarung merebut kursi di dapil Pulau Lombok.
Rannya mengeklaim tengah dalam kondisi yang sangat prima. Ia setiap harinya terus turun konsolidasi ke akar rumput membentuk simpul-simpul pemenangan yang sebelumnya merupakan pendukung ayahnya H Bambang Kristiono yang merupakan anggota DPR RI dapil NTB II.
"Saya pada prinsipnya siap melanjutkan pengabdian Ayah saya (Bambang Kristiono). Beliau telah berpesan ke saya untuk terus hadir dan melanjutkan perjuangan untuk masyarakat Pulau Lombok," bebernya.
Sebagai pendatang Rannya yang dikenal dengan tagline Sang Penerus HBK ini mengaku tak gentar. Ia siap berkompetisi secaara sehat dengan caleg-caleg lain.
Optimisme yang sama disampaikan Politikus PPP, TGH Hazmi Hamzar. Ia mengaku cukup pede naik kelas ke pileg DPR. Ia mengeklaim punya modal kuat untuk maju di Pileg DPR. Ia menilai modal suara organiknya berasal dari jemaah Maraqitta'limat. Saat ini, Hazmi Hamzar memang merupakan Dewan Pembina Yayasan Maraqitta'limat.
"Untuk pemilih saja, hitungan kami itu alumni dan jaringan Maraqit itu ada 75 ribu se-Pulau Lombok. Ini suara yang insya Allah tidak bergeser," jelasnya.
Ia juga menyebut alasannya memilih maju di pileg DPR RI. Pertama, tunduk pada perintah dan kebutuhan partai.
Kedua, Hazmi Hamzar juga mengaku mendapatkan banyak dorongan dari para sahabatnya untuk masuk ke Senayan.
"Bukan hanya partai, tetapi relasi dan sahabat saya ingin saya naik kelas. Kami punya tim dari berbagai daerah, beberapa sekarang incumbent DPR. Mereka ingin berkiprah sama-sama agar apa yang kami perjuangkan mudah terwujud. Kami sudah merancang untuk bisa masuk Senayan sama-sama," cakapnya.
Selanjutnya, Partai Golkar. Selaras dengan PDIP, partai berlambang pohon beringin ini tetap mengandalkan petahananya, Sari Yuliati. Sari Yuliati merupakan Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar. Pada pileg 2019 silam, Sari Yuliati mengoleksi 82.803 ribu suara. Raihan tersebut merupakan yang tertinggi nomor dua secara personal. Selain Sari, nyaris tak ada nama yang cukup familiar selain Adi Baiquni di nomor urut 3.
Tag: Golkar, Caleg NTB, Sari Yuliati