KabarGolkar - Partai Golkar Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk memperluas gerakan pemberian sepatu gratis bagi siswa dari keluarga kurang mampu di wilayah Jawa Tengah. Komitmen tersebut menjadi salah satu hasil penting dalam Rapat Konsolidasi DPD Partai Golkar Jawa Tengah yang berlangsung di Hotel Lor In Solo, Jumat (1/5/2026).
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mengatakan rapat konsolidasi ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat soliditas internal partai sekaligus menyamakan arah perjuangan organisasi menuju agenda politik mendatang.
“Seluruh kader harus semakin solid dan terorganisir dengan baik. Kita harus siap menyongsong Pemilu 2029 dengan kekuatan penuh,” kata M Saleh kepada media.
Saleh yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah menjelaskan, proses konsolidasi dilakukan setelah Partai Golkar menyelesaikan Musyawarah Daerah (Musda) di 33 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Saat ini, masih tersisa dua daerah yang ditargetkan rampung pada Mei 2026.
Kegiatan konsolidasi tersebut dihadiri jajaran pengurus DPD kabupaten/kota serta anggota DPRD Fraksi Golkar se-Jawa Tengah. Selama tiga hari pelaksanaan, rapat difokuskan pada evaluasi pelaksanaan Musda sekaligus penyusunan langkah lanjutan untuk penguatan struktur partai hingga tingkat kecamatan, desa/kelurahan, dan TPS.
Untuk tahapan berikutnya, Golkar Jateng menargetkan konsolidasi tingkat kecamatan selesai pada Juli 2026, sedangkan konsolidasi tingkat desa dan kelurahan dituntaskan pada September 2026.
“Harapannya, saat peringatan HUT Golkar pada Oktober 2026, seluruh proses konsolidasi sudah rampung hingga tingkat desa,” dia menambahkan.
Selain penguatan organisasi, rapat konsolidasi juga menyoroti target peningkatan capaian politik Partai Golkar pada Pemilu mendatang. Pada Pemilu 2024, Golkar berhasil meraih 17 kursi di DPRD Jawa Tengah atau bertambah lima kursi dibandingkan Pemilu 2019.
“Capaian ini harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih keras lagi ke depan,” ujar Wakil Ketua DPRD Jateng tersebut.
Dalam kesempatan itu, Saleh juga mengungkapkan program lain yang disepakati, yakni program “bajuisasi” berupa penyediaan seragam Partai Golkar hingga tingkat kader di TPS sebagai identitas gerakan partai di akar rumput.
“Program tersebut sebagai identitas gerakan partai di akar rumput. Kalau Presiden Prabowo Subianto punya program gentengisasi, maka Golkar punya program bajuisasi," pungkasnya.
Melalui konsolidasi berjenjang tersebut, Partai Golkar Jawa Tengah berharap struktur organisasi partai semakin kuat hingga level paling bawah, sekaligus memastikan kesiapan mesin politik menghadapi kontestasi politik pada masa mendatang.