kabargolkar.com, SURABAYA - Partai Golkar Jawa Timur rencananya akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) X, Maret 2020. Ketua Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Provinsi Jawa Timur Sahat Tua Simanjuntak pun didapuk sebagai Ketua panitia penyelenggara acara ini.
Penetapkan Sahat Sebagai Ketua panitia berdasarkan surat keputusan (SK) Nomor Kep-01/7DPD l/PG/2020 tanggal 29 Februari 2020 yang ditandatangani Plt Ketua Zainudin Amali dan Sekretaris DPD Sahat Tua Simanjuntak.
Sementara Plt Ketua DPD Golkar Jatim, Zainudin Amali menjadi penanggungjawab acara ini. Sahat yang juga Wakil Ketua DPRD Jawa Timur mengatakan bahwa Musda mengagendakan pemilihan ketua baru DPD Golkar Jawa Timur untuk periode 2020 sampai 2025.
"Satu di antara putusan Musda nantinya adalah soal regenerasi pengurus," katanya.
Gelaran Musda ini juga menindaklanjuti amanat Munas DPP Partai Golkar tanggal 5 Desember 2019 di Jakarta lalu. Di dalam salah satu putusan Munas, Musda Provinsi harus sudah digelar selambat lambatnya tiga bulan setelah Munas. Sedangkan peserta Munas 200 orang terdiri tiga utusan DPD ll Partai Golkar Kabupaten/Kota, pengurus Pleno DPD l Jatim dan panitia serta Hasta Karya.
Sebelumnya, Sahat juga menjelaskan kemungkinan mekanisme pendaftaran calon Ketua DPD Golkar Jatim. Menurutnya, di dalam sejarah Musda, pengurus Golkar di daerah tidak membuka pendaftaran atau beauty contest. "Di dalam tradisi partai Golkar Jawa Timur, tak ada beauty contest seorang calon ketua DPD Golkar. Prinsipnya, DPP Golkar yang mengatur,” sambungnya.
Sebab, kata Sahat, jika ketua Golkar yang terpilih tak sejalan dengan DPP tentunya roda organisasi partai tak jalan. ”Sudah terstruktur dengan baik. DPP akan tahu calon ketua DPD Golkar Jatim yang bisa diterima ditingkat DPP hingga tingkat daerah. Bisa menjembatani dan mau turun langsung ditingkat daerah,” jelasnya melanjutkan.