Kabar NasionalKabar DaerahKabar ParlemenKabar Karya KekaryaanKabar Sayap GolkarKagol TVKabar PilkadaOpiniKabar KaderKabar KabarKabar KabinetKabar UKMKabar DPPPojok Kagol Kabar Photo
KABAR KADER
Share :
Apresiasi Pembangunan Satelit Satria, Menko Airlangga: Momentum Digitalisasi RI
  Bambang Soetiono   04 September 2020
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (net)

kabargolkar.com, JAKARTA – Satelit Multifungsi Satria sebagai satelit khusus internet, mengemban harapan untuk memajukan digitalisasi yang merata di Tanah Air.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa dalam upaya percepatan pemulihan perekonomian Indonesia, program digitalisasi bukan lagi menjadi pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan.

Dia mengatakan untuk mendukung proses digitalisasi tersebut ketesediaan infrastruktur digital menjadi prasyarat yang tidak bisa ditawar terutama di daerah terluar, terdepan dan tertinggal yang belum terjangkau layanan digital.

Dia mengapresiasi upaya Kemenkominfo untuk menghadirkan infrastruktur digital melalui pembangunan Satelit Multifungsi Satria Airlangga berharap agar proyek ini dapat mendukung seluruh sektor pemerintah.

“Mulai dari sekarang harus disiapkan kesepakatan dengan para calon pengguna agar satelit ini dapat menopang untuk mendukung program-program pemerintah,” kata Airlangga dalam konfrensi virtual, Kamis (3/9/2020).

Sekadar catatan, Satelit Multifungsi Satria diklaim sebagai satelit terbesar di Asia saat ini untuk kelas 150 Gbps dan nomor lima terbesar di dunia dari sisi kapasitas.

Kemenkominfo melalui Satelit Multifungsi Satria berusaha menghadirkan internet berkecepatan tinggi ke 149.000 titik daerah 3T termasuk perbatasan, yang meliputi sarana pendidikan atau sekolah sebanyak 93.900 titik, kantor pemerintah sebanyak 47.900 titik, Puskemas sebanyak 3.700 titik dan markas polisi dan TNI sebanyak 3.900 titik.

Satelit multifungsi Satria merupakan satelit khusus internet, biaya yang harus dikeluarkan pemerintah dalam megabit per detik (Mbps), terhitung akan lebih murah dibandingkan dengan menyewa satelit konvesional. Itulah sebabnya pemerintah rela mengucurkan dana sebesar Rp20,7 triliun yang dibayarkan menyicil selama 15 tahun.

Kabar Golkar adalah media resmi Internal Partai Golkar. kami memberikan layanan media online, media monitoring dan kampanye digital politik untuk Partai Golkar dan seluruh kadernya.
About Us - Advertise - Policy - Pedoman Media Cyber - Contact Us - Kabar dari Kader
©2023 Kabar Golkar. All Rights Reserved.