Kabar Golkar

Menperin: IMT-GT Dorong Kerja Sama dengan Stakeholder, Wujudkan Pertumbuhan Subregional

Oleh · · Kabar Kabinet

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita. (Photo: Kemenperin)
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita. (Photo: Kemenperin)

Di bidang pendidikan, forum menyambut baik peran baru IMT-GT University Network (UNINET) dalam mempersiapkan generasi mendatang yang berkualitas tinggi dan memberikan inovasi untuk mempercepat pembangunan berkelanjutan di subregional ini. UNINET didorong untuk memimpin advokasi berbasis penelitian untuk mendukung pilar strategis IMT-GT. Selanjutnya, forum mendukung UNINET untuk memperkuat perannya sebagai think tank subregional dan berkolaborasi untuk memberikan inovasi dan rekomendasi kebijakan untuk memajukan kerja sama subregional.

Kemudian, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal di subregional tersebut, IMT-GT menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam melaksanakan proyek dan program IMT-GT. Forum juga menyambut baik inisiatif untuk memperkuat Chief Ministers and Governors Forum (CMGF) dengan memanfaatkan peluang dari Koridor Ekonomi.

IMT-GT bermitra dengan Asian Development Bank yang telah mendukung dalam berbagai bidang, seperti perumusan IMT-GT IB 2022-2026, program pemulihan pariwisata IMT-GT, dan program peningkatan kapasitas lainnya yang sedang berlangsung. IMT-GT berkomitmen untuk mengejar dan mewujudkan kerja sama yang mengacu pada analitis ADB. Sebagai timbal baliknya, ADB diharapkan dapat terus memberikan bantuan teknis kepada IMT-GT, termasuk dalam mengembangkan proposal bisnis yang layak untuk proyek-proyek yang teridentifikasi.

IMT-GT menyambut kerja sama dengan Sekretariat ASEAN, termasuk dalam hal Sustainable Urban Development and Tourism yang akan mulai diterapkan. IMT-GT berkomitmen untuk menyelaraskan proyek dan inisiatif IMT-GT dengan Kerangka Pemulihan Komprehensif ASEAN, sebagai tindakan nyata untuk mencapai kawasan yang terintegrasi dan harmonis. IMT-GT juga membangun kemitraan pengembangan dengan India. “Forum menantikan finalisasi Plan of Action (PoA) kerjasama antara IMT-GT dan India untuk mewujudkan proyek dan program panen awal,” jelas Menperin.

IMT-GT merupakan inisiatif kerja sama subregional Indonesia-Malaysia-Thailand yang dibentuk pada 1993 oleh pemerintah ketiga negara. Kerja sama ini bertujuan untuk mengakselerasi transformasi ekonomi dan sosial serta integrasi negara bagian dan provinsi di tiga negara tersebut. IMT-GT mendorong pertumbuhan ekonomi yang digerakkan oleh sektor swasta dan memfasilitasi pembangunan subregional secara keseluruhan dengan memanfaatkan keunggulan komparatif dan saling melengkapi antara negara-negara anggota.

Pertemuan Tingkat Menteri IMT-GT ke-28 dipimpin oleh Pemerintah Thailand. Pertemuan selanjutnya dan pertemuan terkait akan diselenggarakan di Kepulauan Riau, Indonesia pada 2023.