Kabar Golkar

Menperin Agus Gumiwang Buka Rakornas Penyusunan Program Penumbuhan dan Pengembangan IKM Tahun 2024 di Banjarmasin

Oleh · · Kabar Kabinet

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Reni Yanita Saat Memberikan Paparan Rakornas (Photo:afdi/baritopost)
Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Reni Yanita Saat Memberikan Paparan Rakornas (Photo:afdi/baritopost)

Selain itu, Ia juga menyebutkan, 7 program nasional yaitu, Pertama, Memperkuat Ketahanan Ekonomi untuk Pertumbuhan Berkualitas dan Berkeadilan. Kedua, Mengembangkan Wilayah untuk Mengurangi Kesenjangan dan Menjamin Pemerataan. Ketiga, Meningkatkan SDM Berkualitas dan Berdaya Saing. Keempat, Revolusi Mental dan Pembangunan Kebudayaan. Kelima, Memperkuat Infrastruktur untuk Mendukung Pengembangan Ekonomi dan Pelayanan Dasar. Keenam, Membangun Lingkungan Hidup, Meningkatkan Bencana dan Perubahan Iklim. Ketujuh, Memperkuat Stabilitas Polhukamham dan Transformasi Pelayanan Publik.

Sementara itu, Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar menyambut baik Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ‘Penyusunan Program Penumbuhan dan Pengembangan IKM Tahun 2024’. “Kami berharap ada sinergitas antara arah kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, dalam Penyusunan Program Penumbuhan dan Pengembangan IKM Tahun 2024,” tuturnya.

Bahkan, harap Roy Rizali Anwar, perencanaannya semakin dapat terstruktur komprehensif, sehingga bisa dirasakan masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel). “Ya, IKMA di Kalsel dapat pula semakin maju dan berkembang,” imbuhnya.

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Mahyuni, menargetkan IKM tumbuh dengan pesat, termasuk penguatan program. “Jadi IKM itu banyak tumbuh, dan pengembangan IKM semakin bagus lagi, seperti naik ke pasar nasional, bahkan mampu ekspor,” ujarnya.

Contohnya, kata Mahyuni, cendramata (bahan kayu ulin) yang diberikan kepada Dirjen IKMA Kementerian Perindustrian merupakan kerajinan Kalsel yang sudah dapat disejajarkan dengan nasional dan internasional. “bahan kayu ulin lebih mewah dan sudah masuk ke Sarinah,” bebernya.

Dengan Penyusunan Program Penumbuhan dan Pengembangan IKM Tahun 2024, nilai Mahyuni, dari aspek pariwisata ada pergerakan ekonomi. “Perhotelan kita di Kalsel terisi penuh, transportasi juga bergerak, hingga peserta banyak berbelanja. Ini yang memberikan semangat produk IKM meningkat,” jelasnya.

Tak kalah penting adalah, kata Mahyuni, penyusunan program yang menjadi harapan di arus bawah mampu terserap di APBD maupun APBN. “Pada giliarannya target dari Pak Gubernur Paman Birin, mampu mengurangi angka pengangguran terbuka, dan bertambah tenaga kerja,” imbuhnya.