Kabar Golkar

Menko Luhut Perkuat Hubungan Bilateral dan Jajaki Peluang Kerja Sama Indonesia-Kongo

Oleh · · Kabar Kabinet

Menko Luhut melakukan pertemuan dengan Presiden Felix Tshisekedi dan para pemangku kepentingan utama untuk membahas berbagai isu penting mulai dari konservasi lingkungan hingga pembangunan ekonomi. (Photo: ist)
Menko Luhut melakukan pertemuan dengan Presiden Felix Tshisekedi dan para pemangku kepentingan utama untuk membahas berbagai isu penting mulai dari konservasi lingkungan hingga pembangunan ekonomi. (Photo: ist)

Pertamina, yang turut dalam kunjungan ini, juga menyampaikan minat untuk bekerja sama dengan DRC dalam mengeksplorasi dan mengembangkan potensi minyak dan gas yang belum tergarap di blok bersama dengan Angola. Dengan Angola telah memulai produksi di blok mereka, kerja sama ini memberikan peluang bagi DRC untuk memanfaatkan sumber daya alamnya sendiri dan berkontribusi pada pertumbuhan sektor energinya.

Di bidang kerja sama militer, Presiden Felix dengan terbuka menerima tawaran Indonesia untuk melatih personel militer DRC. Kesepakatan ini mencerminkan komitmen bersama untuk meningkatkan kemampuan pemeliharaan perdamaian dan menjaga keamanan regional. Selanjutnya, Presiden Joko Widodo telah berjanji untuk mengirim satu batalyon untuk memperkuat pasukan pemeliharaan perdamaian di DRC, yang menunjukkan dedikasi Indonesia terhadap perdamaian dan keamanan internasional.

Terakhir, Menko Luhut menekankan pentingnya kerja sama dalam bidang tembaga antara DRC dan Indonesia. Dengan perkiraan peningkatan harga tembaga yang signifikan, kedua negara menyadari nilai kerja sama dan perlunya teknologi canggih untuk memanfaatkan peluang ini. Menjajaki kemitraan dengan negara-negara lain untuk mengakses teknologi terkini akan menjadi krusial dalam memaksimalkan manfaat potensial bagi kedua negara.

Kunjungan Menko Luhut ke Republik Demokratik Kongo merupakan langkah penting dalam memperdalam hubungan bilateral dan penjajakan peluang kerja sama.

“Indonesia dan DRC terus berkomitmen untuk pembangunan berkelanjutan, pelestarian lingkungan, dan pertumbuhan bersama. Kami bekerja sama menghadapi tantangan serta memanfaatkan peluang di masa depan untuk sebesar-besarnya manfaat bagi rakyat kedua negara,” pungkas Menko Luhut.