Jakarta - Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) RI Maman Abdurrahman mendorong pengusaha UMKM asal Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar) agar bisa naik kelas dengan memperjuangkan mereka masuk ke sektor pertambangan dan perumahan.
Pernyataan tersebut disampaikan Maman Abdurrahman dalam acara “Silaturahmi dan Saresehan Ekonomi” di hadapan sekitar 200-an pengusaha UMKM asal Sambas di Empurau Restoran, Jakarta, Jumat malam (9/5/25).
Menurutnya, selama ini ada yang keliru dengan persepsi UMKM yang selalu diasosiasikan dengan usaha kakilima, seperti pedagang sate, pecel lele, keripik singkong, atau pedagang sayur.
“Saya katakan, itu salah. UMKM adalah entitas bisnis besar, jangan dilihat dalam perspektif pedagang kakilima,” kata Maman.
Sebagai Menteri UMKM, Maman terus mendorong agar pengusaha UMKM bisa naik level yang lebih tinggi, yang usaha mikro naik ke usaha kecil, yang usaha kecil naik ke usaha menengah, dan yang usaha menengah memperluas sektor usahanya.
Menurut Maman, UMKM di Indonesia saat ini ada 59 juta unit usaha. Sebanyak 99 persen merupakan usaha mikro, 1 persen usaha kecil dan menengah. Ia mengungkapkan, selama dua bulan terakhir dia getol memperjuangkan dua hal agar UMKM di Indonesia bisa naik kelas dan memperluas sektor usahanya, dengan grand strategi.
Pertama, menurutnya, saat revisi UU Pertambangan dia berjuang memasukkan kategori UMKM bisa memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP).
“Melalui mekanisme UKM, terbuka untuk menjadi pengusaha sektor pertambangan, karena sejatinya UMKM size-nya besar sekali,” ujar Maman.
Kedua, memperjuangkan UMKM masuk sektor konstruksi. Dia sebagai Menteri UMKM diberi amanah bagaimana bisa memanfaatkan UMKM untuk ikut membangun 3 juta rumah yang menjadi program Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait.
Menurut Maman, perlu clustering ekosistem usaha yang ditopang oleh pengusaha besar dengan skema financing. Seperti beberapa pengusaha besar yang telah ikut berkontribusi dalam pembiayaan perumahan dan membantu menaikkan skala UMKM.
“Silakan ditindaklanjuti, saya sudah kasih bocoran dua hal itu,” ujarnya.