Menteri Bahlil Targetkan Tambang GBC Freeport akan Beroperasi secara Terbatas April 2026
Oleh Rudy · · Kabar Kabinet
Nantinya, ketika kedua lokasi tambang tersebut kembali berproduksi, hasil pertambangan akan diserap sepenuhnya oleh smelter Freeport yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur.
Berdasarkan catatan Freeport Indonesia, produksi bijih rata-rata perusahaan tersebut pada 2024 mencapai 208.356 ton per hari, yang terdiri atas tembaga, emas, dan perak.
GBC merupakan salah satu zona tambang bawah tanah yang dikelola oleh Freeport.
Adapun lokasi pertambangan lainnya yang dikelola Freeport, yakni DMLZ dan Big Gossan.
Dikutip dari laporan resmi Freeport, produksi konsentrat GBC sekitar 133.800 ton per hari, DMLZ sekitar 64.900 ton per hari, dan Big Gossan sekitar 8.000 ton per hari. Dengan demikian produksi GBC sekitar 64 persen dari kapasitas keseluruhan Freeport Indonesia.
Tag: Tambang, Freeport, Papua, ESDM, Bahlil