Capaian tersebut menempatkannya di atas Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan yang memperoleh 46 persen dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebesar 38,3 persen.
Sementara itu, pada kelompok pembangunan manusia dan infrastruktur, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mencatat popularitas 64,5 persen.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir berada di posisi berikutnya dengan angka 42,9 persen.
Hasil pengukuran berdasarkan bidang tersebut menunjukkan bahwa sejumlah pejabat memiliki tingkat popularitas yang menonjol pada sektor masing-masing, meskipun Bahlil tetap mencatat angka tertinggi dalam kategori ekonomi dan popularitas umum berdasarkan data yang dipaparkan.
IPO Potret Persepsi Publik terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran
Dalam laporannya, Indonesia Political Opinion menyebut hasil survei tersebut memperlihatkan tingkat pengenalan publik terhadap Bahlil yang menonjol dibandingkan sejumlah tokoh lainnya. Selisih angka yang cukup besar menunjukkan tingginya eksposur publik terhadap Ketua Umum Partai Golkar tersebut dalam kelompok yang diteliti.
Survei IPO dilaksanakan untuk memotret pandangan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Penelitian tersebut mencakup sejumlah aspek, mulai dari penilaian terhadap kinerja pemerintahan, arah kebijakan, tingkat kepercayaan publik, hingga perkembangan dinamika politik nasional.
Pengumpulan data berlangsung pada 12–20 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.200 responden. IPO menggunakan metode *multistage random sampling*, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar ±2,9 persen.
Hasil survei ini memberikan gambaran mengenai tingkat pengenalan masyarakat terhadap para pejabat pemerintahan sekaligus menjadi salah satu potret persepsi publik terhadap figur-figur yang berada dalam Kabinet Merah Putih.