Christina Aryani Inspirasi Perempuan Muda Indonesia
Oleh NINDY · · Kabar Kader
Kabargolkar.com - Christina Aryani, nama yang tak asing lagi dikenal sebagai seorang politisi perempuan berprestasi di Partai Golkar.
Dengan latar belakang pendidikan ekonomi dan hukum, Christina kenyang pengalaman sebagai legal counsel, dosen dan executive director di berbagai perusahaan swasta. Saat ini, ia juga tengah merampungkan penelitiannya untuk meraih gelar Doktor Ilmu Hukum di Universitas Indonesia.
Pada 2019, Christina terpilih menjadi Anggota DPR-RI periode 2019-2024 mewakili Daerah Pemilihan DKI Jakarta II (Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Luar Negeri). Namanya menarik perhatian publik ketika itu, karena Christina berhasil lolos dari dapil yang dianggap 'neraka' bagi banyak politisi. Kemunculannya di muka publik juga menjadi perbincangan ketika Christina menjadi salah seorang Tim Hukum Presiden Jokowi - Ma'aruf Amin saat sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Kontitusi.
Sesuai dengan fokus programnya saat kampanye Pileg 2019, Christina yang saat ini duduk di Komisi I dan Badan Legislasi DPR RI memberi perhatian pada beberapa isu strategis seperti kualitas legislasi, kesempatan kerja bagi anak muda, perlindungan perempuan, anak dan pekerja migran Indonesia, pluralisme, serta pengembangan ekonomi warga.
Di publik, namanya menjadi perbincangan ketika DPR membahas Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) hingga disahkan menjadi undang-undang. Christina satu di antara politisi perempuan di DPR RI yang dijuluki Srikandi RUU TPKS DPR RI sebagai buah kegigihannya mengawal pembahasan undang-undang yang ditunggu-tunggu perempuan Indonesia itu. Christina juga terlibat sangat aktif dalam pembahasan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi dan saat ini tengah mengerjakan pembahasan Revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dimana ia vocal memperjuangkan bab khusus untuk melindungi anak Indonesia dari paparan konten pornografi dan perjudian.
Ia juga memberi perhatian besar pada kerja-kerja politik di daerah pemilihannya dengan aktif turun langsung ke masyarakat sampai mengadvokasi langsung kasus-kasus pekerja migran dan diaspora Indonesia.