JAKARTA – Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPP Partai Golkar Said Aldi Al Idrus meminta jajaran Baladhika Karya untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menjaga garis kepemimpinan Partai Golkar dan SOKSI. Ia juga mendorong kader Baladhika Karya aktif mengawal kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan Ketua Umum Depinas SOKSI Mukhamad Misbakhun.
Arahan tersebut disampaikan Said Aldi saat memberikan orasi politik dalam pembukaan Musyawarah Besar (Mubes) V Baladhika Karya SOKSI yang berlangsung di Hotel Santika Premiere Slipi, Jakarta Barat, Rabu (23/9/26).
Dalam pidatonya, Said Aldi menekankan pentingnya pembenahan struktur organisasi Baladhika Karya di berbagai daerah. Menurutnya, penguatan jaringan di tingkat provinsi menjadi bagian penting untuk mendukung pengembangan organisasi sekaligus memperluas basis kader muda.
Selain konsolidasi, ia mendorong Baladhika Karya bersama organisasi kemasyarakatan dan pemuda (OKP) kekaryaan lainnya mempercepat proses rekrutmen generasi muda. Langkah tersebut diarahkan untuk mendukung target Partai Golkar mencetak dua juta kader baru.
“Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bahlil Lahadalia, beliau ingin agar bidang pemuda menciptakan 2 juta kader baru. Target 2 juta kader ini takkan jalan jika tidak dikelola dengan baik oleh Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) kekaryaan,” tegas Said Aldi dalam pidato sambutannya.
Ketua Umum PP AMPG tersebut juga mengingatkan kader muda agar menjaga konsistensi dalam menjalankan garis perjuangan organisasi. Ia meminta seluruh kader memberikan dukungan terhadap kepemimpinan Partai Golkar dan tidak mengambil sikap yang dapat mengganggu soliditas internal.
“Tidak ada di dalam politik ini main dua atau tiga kaki. Ketua Umum hari ini Bahlil Lahadalia, harus sama-sama kita dukung untuk menaikkan kursi Partai Golkar. Kalau ada kader-kader Baladhika Karya yang masih mbalelo, tidak mendukung Bahlil Lahadalia dan Misbakhun, selesaikan secara adat!” ujar Said Aldi disambut riuh tepuk tangan peserta Mubes.
Said Aldi juga menegaskan dukungannya terhadap kepemimpinan SOKSI di bawah Mukhamad Misbakhun. Menurutnya, soliditas organisasi perlu terus dijaga setelah proses rekonsiliasi internal yang telah dilakukan.
“Kalau ada yang mengganggu Haji Misbakhun, kontak saya, kita selesaikan sama-sama!” lanjutnya.
Lebih lanjut, Said Aldi meminta kepengurusan Baladhika Karya yang baru nantinya segera bergerak melakukan konsolidasi hingga ke tingkat daerah. Penguatan struktur tersebut dinilai penting untuk memperluas jaringan kepemudaan SOKSI sekaligus menyiapkan kader yang mampu bekerja di tengah masyarakat.
“Kami jalan dari Aceh sampai Papua, keberadaan Baladhika Karya di provinsi belum mencapai 50%. Tolong ini diperbaiki. Siapa pun Ketua Umum terpilih, langsung konsolidasikan daerah-daerah bersama Fokusmaker untuk merekrut anak-anak muda,” pungkasnya.