Kabar Golkar

DPP Pengajian Al-Hidayah Serukan Tabayun Sikapi Isu Munaslub, Tegaskan Soliditas di Bawah Kepemimpinan Bahlil Lahadalia

Oleh · · Kabar Karya Kekaryaan

Ketua Umum DPP Pengajian Al-Hidayah, Hetifah Sjaifudian
Ketua Umum DPP Pengajian Al-Hidayah, Hetifah Sjaifudian

KabarGolkar - Ketua Umum DPP Pengajian Al-Hidayah, Hetifah Sjaifudian, mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota Pengajian Al-Hidayah di Indonesia untuk mengedepankan sikap tabayun dalam menyikapi berbagai isu politik, khususnya pemberitaan mengenai Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar yang belakangan beredar.

Sebagai organisasi kemasyarakatan yang didirikan oleh Partai Golkar, Pengajian Al-Hidayah menegaskan komitmennya untuk terus menjaga soliditas dan mendukung kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

“Pengajian Al-Hidayah tetap solid dan mendukung penuh kepemimpinan Bapak Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Kami mengajak seluruh pengurus dan anggota Pengajian Al-Hidayah untuk tetap tenang, menjaga persatuan, serta tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya,” tegas Hetifah.

Menurut Hetifah, sebagai organisasi yang berlandaskan nilai-nilai Islam, Pengajian Al-Hidayah memiliki tanggung jawab moral untuk mengedepankan prinsip tabayun, yaitu memeriksa dan memastikan kebenaran suatu informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.

“Dalam ajaran Islam, tabayun adalah prinsip yang sangat penting. Jangan mudah percaya pada kabar yang belum terverifikasi, apalagi ikut menyebarkannya. Perbedaan pandangan boleh saja terjadi, tetapi ukhuwah, persatuan, dan kepentingan organisasi harus tetap kita jaga,” ujarnya.

Hetifah menegaskan bahwa Pengajian Al-Hidayah memiliki ikatan sejarah dan komitmen yang kuat untuk terus berkontribusi dalam membesarkan Partai Golkar, sekaligus menjalankan peran sosial dan keagamaannya di tengah masyarakat.

“Di bawah kepemimpinan Bapak Bahlil Lahadalia, kami berkomitmen untuk terus memperkuat konsolidasi dan sinergi dengan Partai Golkar. Pengajian Al-Hidayah harus tetap fokus menjalankan dakwah, memperkuat pendidikan keluarga, memberdayakan perempuan, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” lanjutnya.

Hetifah menyetukan agar kader menjaga ukhuwah, perkuat kebersamaan, dan terus bekerja dengan penuh keikhlasan. Jangan habiskan energi untuk spekulasi yang tidak produktif.  "Pengajian Al-Hidayah akan tetap istiqamah dalam pengabdian dan solid mendukung kepemimpinan Bapak Bahlil Lahadalia,” tegas Hetifah.

Tag: Golkar, Al-Hidayah, Hetifah, Bahlil