Halalbihalal Partai Golkar, Ketum Airlangga Ingatkan Kader Dukung Kebijakan Pemerintah Tangani Covid 19
Oleh Nyoman Suardhika · · Kabar Nasional
Airlangga juga berharap agar semua kader Partai Golkar baik yang menjadi kepada daerah maupun anggota DPR dan DPRD untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam menangani Covid 19
“Saya berharap kepada yang bertugas sebagai kepala daerah, kepada anggota fraksi DPR RI, DPRD Provinsi, Kabupatan/Kota, untuk tetap produktif bekerja mendukung program pemerintah dan pemulihan ekonomi di saat Covid 19”, ucapnya.
Dalam acara tersebut, turut hadir Aburizal Bakrie (Ketua Dewan Pembina), Luhut B. Panjaitan (Ketua Dewan Penasihat), Akbar Tanjung (Ketua Dewan Kehormatan), Agung Laksono (Ketua Dewan Pakar), Muhammad Hatta (Kedua Dewan Etik), dan Komaruddin Hidayat sebagai penceramah.
Aburizal Bakrie dalam sambutannya mengajak kader Golkar untuk mematuhi protokol kesehatan selama menghadapi Covid 19.
“Saya sepakat bahwa apa yang kita alami dalam bulan Ramadhan ini adalah satu keadaan yang sangat sulit. Kita sendiri berpuasa menahan lapar dan menahan nafsu dan kita juga tahu lebih banyak lagi orang yang jauh lebih sulit daripada kita”, ujar Aburizal.
“Karena itu saya harapkan kita bersama-sama dengan pemerintah menjalankan protokol-protokol kesehatan meskipun kita kemudian bekerja kembali seperti biasa”, lanjut Aburizal.
Sementara itu, Agung Laksono mengajak seluruh kader Golkar untuk dapat menjelaskan program pemerintah new normal dalam menghadapi Covid 19
“Kami kiranya meminta pemerintah melalui Menko Perekonomian dapat menggariskan lebih fokus apa yang dimaksud dengan new normal secara rinci. Tidak saja pada sektor kesehatan melainkan pada sektor-sektor yang lain agar muda dipahami oleh masyarakat”, kata Agung.
Muhammad Hatta, dalam menghadapi Covid 19 yakin bahwa masyarakat Indonesia akan mampu mengatasinya.
“Pandemi virus corona merebak hampir seluruh pelosok tanah air. Sebagai umat beragama saya sangat yakin bahwa Allah akan berikan bantuannya. Ada masa-masa cobaan, akan ada juga masa-masa pertolongan”, ujar Hatta.
Komaruddin Hidayat yang menjadi penceramah acara itu mengingatkan pentingnya untuk saling bermaaf-maafan. Menurutnya, tidak akan berarti apa-apa meminta maaf kepada Allah, jika sesama manusia belum saling memaafkan.
“Halal bihalal ini bagian kelanjutan dari ibadah ritual-spiritual yaitu puasa. Dalam puasa itu kita berharap untuk mendapatkan ampunan maghfiroh dari Allah. Sebagaimana tadi disebutkan dibacakan ayatnya oleh Qori kita. Hanya saja ampunan dari Allah itu belum lengkap kalau kita belum saling memaafkan”, ujar Komaruddin.
“Jadi halal bihalal ini bagian dari wal afina aninnas (memaafkan sesama manusia). Kita agar lengkap ibadahnya maka kemudian kita saling memaafkan. Dalam konteks Golkar tentu satu saling memaafkan antarsesama anggota dan pengurus”, lanjut Komaruddin.