Kabar Golkar

Berprestasi di Usia Muda, Menpora Bangga dengan Pencapaian Karir Puteri Komarudin

Oleh · · Kabar Nasional

Credit Photo / Kemenpora.go.id
Credit Photo / Kemenpora.go.id

Kabargolkar.com - —Bicara mengenai partisipasi pemuda di dunia politik tentunya tidak bisa dilepaskan dari sosok Puteri Anetta Komarudin. Oleh karena itu, dalam diskusi virtual “Bincang Santai Bersama Menpora (BSBM)” yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga pada Sabtu (30/5), Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengundang Puteri untuk menceritakan tentang pencapaian karier di usia muda.Dalam kesempatan tersebut Puteri pun mengungkapkan rahasia dirinya mudah beradaptasi dengan politisi-politisi senior di parlemen.

Putkom, demikian sapaan akrabnya, berhasil duduk di kursi parlemen sebagai Anggota DPR-RI Komisi XI Fraksi Partai Golkar periode 2019–2024 di usianya yang tergolong muda, 26 tahun. Melalui Partai Golkar, ia berusaha memperjuangkan aspirasi konstituennya di daerah pemilihan Jawa Barat VII yang meliputi Kab. Bekasi, Kab. Karawang, dan Kab. Purwakarta. Ketertarikannya pada dunia politik sudah timbul sejak kecil yang dipengaruhi oleh Sang Ayah, Ade Komarudin, yang sudah malang melintang di dunia politik selama puluhan tahun dan sempat menjabat sebagai Ketua DPR-RI menggantikan Setya Novanto.

“Saya datang dari latar belakang keluarga politik. Sejak kecil lebih sering menghabiskan akhir pekan dengan mengikuti kegiatan politik orang tua. Saya melihat beliau bisa memberi dampak positif secara nyata dan membawa kebaikan untuk banyak orang. Dari situ saya terinspirasi untuk mengabdikan diri kepada masyarakat sesuai kapasitas saya,” tutur Putkom saat bercerita dalam seri Webinar Kemenpora, Sabtu (30/5/2020).

Pengabdian Putkom pada masyarakat sekitarnya dimulai dengan turut aktif dalam organisasi pelajar sejak duduk di bangku SMP. Kemudian berlanjut aktif di Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Singapura karena mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan sekolah di negara singa tersebut. Aktifnya Putkom di PPI memberinya kesempatan untuk lebih dekat dan membantu beberapa TKW yang sempat mengalami kasus kekerasan oleh majikannya.

Setelah menyelesaikan Pendidikan sarjananya di Universitas Melbourne, Putkom kembali ke Indonesia untuk mengabdi. Penempatannya saat ini di Komisi XI pun sangat sesuai dengan latar belakang pendidikannya di bidang ekonomi juga pengalaman kerjanya di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Ketika banyak berdiskusi dengan teman-teman pemuda, kami menyadari bahwa impian dan idealisme kita akan Indonesia memang tidak semudah itu untuk dicapai. Permasalahan negara kita sangat kompleks dan banyak yang perlu kita pelajari lebih dalam. Oleh karena itu, selulusnya dari pendidikan, bekerja di lembaga pemerintahan menjadi preferensi utama saya. Sebab, apabila kita tidak berusaha memahami birokrasi negara kita, bagaimana kita bisa membawa perubahan yang kita cita-citakan?” ucap Wakil Sekretaris Fraksi Partai Golkar ini.

Lebih lanjut, Putkom mengatakan bahwa ia mengerti dirinya masih sangat hijau di dunia politik dan masih butuh banyak belajar dari senior-seniornya. Ia mengaminkan bahwa beradaptasi dengan lintas generasi merupakan hal yang tidak mudah. Kemawasan diri lah yang menjadi rahasia Putkom untuk mudah berbaur dan beradaptasi dengan para senior-seniornya dengan tetap memperjuangkan perubahan-perubahan positif dan membangun.

“Saya perlu sangat bersyukur karena para senior di Komisi XI sangat mengayomi dan tidak pelit ilmu. Namun, sebagai anak muda, mungkin kita memiliki idealisme sendiri atau hal-hal yang menurut kita benar tetapi berbeda dengan apa yang dilakukan oleh pendahulu kita. Bagaimana pun, jangan pernah dahulukan ego. Kita perlu ingat bahwa kita memang kalah dalam hal pengalaman dan jam terbang. Untuk itu, salah satu cara paling mudah untuk beradaptasi lintas generasi adalah kita harus pintar menempatkan diri. Tahu kapan harus diam, tahu kapan harus menunjukkan kemampuan,” urai Ketua Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia (KPPI) ini.

Terakhir, Putkom berharap bahwa generasinya dapat menjadi penerus bangsa yang sesuai dengan harapan generasi pendahulu dan membawa Indonesia terus bergerak ke arah kemajuan.

“Harapan saya, semoga para senior yang sudah lebih lama terjun di sektor atau industri masing-masing terus bersedia untuk membimbing kami agar menjadi generasi penerus yang lebih membawa kontribusi dan manfaat lebih besar untuk bangsa dan negara,” tutup Putkom.