Kembangkan Sport Tourism di Indonesia, Menpora Zainudin Amali Sambut Sinergitas Bersama Menparekraf RI
Oleh Nyoman Suardhika · · Kabar Nasional
Kabargolkar.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menerima Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf RI) Sandiaga Salahuddin Uno. Pertemuan yang berlangsung pada Selasa (5/1) pagi di ruang kerja lantai 10, Kemenpora tersebut untuk membahas sinergi dalam mengembangkan sport tourism di Indonesia.
Menpora RI mengatakan bahwa, Kemenpora terus mendorong berkembangnya sport tourism yang ada di Indonesia, hanya begitu pandemi semua kegiatan olahraga terhenti termasuk olahraga wisata. Namun Kemenpora RI akan terus mendukung perkembangan kegiatan olahraga saat recovery harus segera bangkit.
"Kita dari Kemenpora terus mendorong berkembangnya sport tourisme. Hal ini kita buktikan saat Haornas 2020. Haornas 2020, kita menekankan tiga tema besar yang diusung yaitu sport science, sport tourism, dan sport industry," ujarnya.
Oleh karena itu perlu adanya kerja sama yang dilakukan terkait dalam membangun dan meningkatkan potensi olahraga wisata yang ada di Indonesia.
"Kita akan bekerjasama, kita akan dorong bersama-sama pariwisata dan olahraga di Indonesia agar semakin maju. Selain itu, kita juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tanah air," jelasnya.
Menpora RI juga menjelaskan rencana agenda internasional yang akan digelar di Indonesia, salah satunya yang masih dalam agenda adalah MotoGP Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Terkait Moto GP Mandalika, Menpora RI sudah membicarakan dengan Menparekraf untuk menindaklanjuti MoU yang sudah ditandatangani untuk mendukung sport tourism pada ajang tersebut.
"Tentang Mandalika tadi sempat kita bicarakan, kita bahas, karena beliau (Menparekraf) sangat paham dan pengetahuan yang cukup tentang MotoGP, kita akan melihat progres di lapangan, kita merencanakan akan ke NTB lagi ke Mandalika. Pelaksanaan kegiatan ini tidak semata-mata di kita, tapi ada di DORNA International, karena mereka punya kewenangan, keputusan ada di DORNA, tetapi kita mempersiapkan dengan sebaik-baiknya," kata Menpora.