Tekad Partai Golkar Mengulang Kemenangan 20 Tahun Lalu
Oleh Bambang Soetiono · · Kabar Nasional
Menurut Akbar Tanjung, masih ada sekitar dua tahun untuk mempersiapkan diri bagi Golkar di tahun 2024. Jika sejumlah pesan tersebut dapat dilakukan kader Golkar dengan sungguh-sungguh, Akbar menilai maka Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto pun diharapkan juga menjadi pemenang PIlpres 2024.
"Bahkan lebih dari itu, harapan kita, calon presiden kita, yang tidak lain ketua umum Partai kita, juga Insyaallah akan menjadi pemenang dalam pemilu presiden 2024 yang akan datang," imbuhnya.
Masih di seminar daring yang sama, Waketum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, mengatakan Partai Golkar bertekad mengembalikan kejayaan Pemilu 2004 pada Pemilu 2024. Untuk meraih kemenangan pada Pemilu 2024, Partai Golkar mengurangi konflik internal.
Ketua Komisi II DPR RI itu menyadari situasi Golkar saat ini memang berbeda pada 2004. Dengan tekad yang kuat memenangi Pemilu 2024, Doli merasa malu jika tak bisa mengulangi kejayaan Golkar pada Pemilu 2004.
"Oleh karena itu, kami sekarang sedang berupaya, jadi kami merasa generasi yang malu kalau kemudian tak bisa mengulangi setelah 2004 itu tidak bisa menang lagi. Oleh karena itu, kami bertekad bagaimana mengembalikan kejayaan Golkar pada 2024 setelah 20 tahun kemudian, setelah 2004, baru menang untuk pertama kali," ujarnya.
Doli percaya diri Partai Golkar tak kekurangan tokoh untuk Pemilu 2024. Bahkan, kata Doli, banyak yang dulu kader Golkar kini keluar dari partai dan membentuk partai baru.
Berdasarkan pengalamannya, Doli menilai banyak masyarakat di daerah-daerah yang merindukan ketokohan dari Golkar. Untuk mengulangi kejayaan Pemilu 2004 pada Pemilu 2024, Doli mengatakan Golkar mengurangi konflik dan merangkul seluruh internal.
"Makanya, kami sekarang ini agak mengurangi ya adanya konflik-konflik internal gitu ya, kemudian meng-kickout orang yang ada di dalam ke luar, justru kita sekarang mau merangkul semua. Karena kami yakin betul, apa yang dilakukan Pak Akbar (Tandjung) 2004 itu salah satunya adalah mampu mengkonsolidasi semua kekuatan internal partai," imbuhnya.